demikian penjelasan polisi yang dikutip dari kantor berita Kyodo. Serangan itu terjadi di tempat kejadian, tak lama setelah Dewi menerima kabar buruk tersebut.
Korbannya sendiri disebut menderita luka-luka ringan. Namun begitu, trauma kejadian itu rupanya cukup mendalam. Tak lama setelah insiden, manajer tersebut memutuskan untuk mengundurkan diri dan meninggalkan pekerjaannya.
Hingga saat ini, posisi Dewi Sukarno terkait tuduhan ini masih samar. Polisi belum mengonfirmasi apakah ia mengakui perbuatannya atau justru membantah. Investigasi masih terus berjalan.
Di sisi lain, publik Jepang mungkin mengenal Dewi dengan sisi yang berbeda. Wanita asli Jepang ini dikenal aktif memimpin beberapa organisasi yang fokus pada promosi kesejahteraan anjing dan kucing. Ironis, mengingat kasus yang menimpanya justru berawal dari kepeduliannya yang besar pada hewan peliharaan.
Artikel Terkait
DPR Tetapkan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga sebagai Usulan Inisiatif
Pemerintah Pacu Belanja Negara Sejak Awal Tahun, Defisit Terkendali
Wabup Bone Bahas Nasib Tenaga Honorer Pertanian dengan Kementan
Menhan: Status Siaga Satu TNI untuk Jamin Rasa Aman, Bukan untuk Dikhawatirkan