demikian penjelasan polisi yang dikutip dari kantor berita Kyodo. Serangan itu terjadi di tempat kejadian, tak lama setelah Dewi menerima kabar buruk tersebut.
Korbannya sendiri disebut menderita luka-luka ringan. Namun begitu, trauma kejadian itu rupanya cukup mendalam. Tak lama setelah insiden, manajer tersebut memutuskan untuk mengundurkan diri dan meninggalkan pekerjaannya.
Hingga saat ini, posisi Dewi Sukarno terkait tuduhan ini masih samar. Polisi belum mengonfirmasi apakah ia mengakui perbuatannya atau justru membantah. Investigasi masih terus berjalan.
Di sisi lain, publik Jepang mungkin mengenal Dewi dengan sisi yang berbeda. Wanita asli Jepang ini dikenal aktif memimpin beberapa organisasi yang fokus pada promosi kesejahteraan anjing dan kucing. Ironis, mengingat kasus yang menimpanya justru berawal dari kepeduliannya yang besar pada hewan peliharaan.
Artikel Terkait
Dua Pekerja Tewas Tertimbun Longsor di Proyek Jalan Ungasan
Gelombang Mutasi Polri: Alfred Papare Pimpin Papua Barat
Delapan Pucuk Pimpinan Polda Bergeser, dari Sumsel hingga Papua
Warga Cengkareng Teriak Minta Pompa, Gubernur Langsung Tambah Tiga Unit