JAKARTA Dunia K-pop kembali diguncang kontroversi. Kali ini, grup idola Tomorrow X Together, atau yang lebih dikenal sebagai TXT, menjadi sorotan tajam netizen. Pemicunya? Sebuah trailer untuk comeback mereka yang diduga kuat memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau AI.
Trailer itu semula dinanti-nanti fans. Tapi, begitu dirilis, sesuatu terasa aneh. Banyak yang langsung menangkap kejanggalan pada visualnya. Beberapa adegan dianggap punya ciri khas yang terlalu sempurna, namun sekaligus janggal persis seperti hasil generasi AI.
“Detailnya tidak konsisten,” tulis seorang netizen. “Kualitasnya terlihat kurang natural, malah kadang seperti mimpi aneh,” timpal yang lain.
Kritik pun berdatangan, terutama ditujukan ke agensi mereka, HYBE. Industri K-pop selama ini dikenal dengan standar produksi tinggi, khususnya untuk video musik dan konten promosi. Penggunaan AI yang terkesan ‘murahan’ ini dianggap mencederai citra besar yang selama ini dibangun HYBE.
Banyak penggemar di Korea, atau yang kerap disebut K-netz, merasa kecewa. Mereka berharap lebih dari sebuah label besar.
Namun begitu, tidak semua memandangnya sebagai masalah serius. Sebagian netizen justru berpendapat, penggunaan teknologi AI sendiri sebenarnya bukan hal yang keliru. “Era sudah berubah, wajar kalau mencoba hal baru,” komentar seorang pengguna.
Tapi, mereka sepakat pada satu hal: eksekusinya. Visual dalam trailer itu dinilai kurang halus, kurang polos, dan janggal jika dibandingkan dengan standar produksi K-pop yang biasanya memukau.
Perdebatan ini akhirnya merembet ke mana-mana. Dari sekadar komentar di kolom media sosial, berubah jadi diskusi panjang tentang masa depan industri hiburan. Bagaimana caranya memakai teknologi canggih seperti AI, tanpa harus mengorbankan rasa dan kualitas seni yang selama ini jadi nyawa K-pop? Pertanyaan itu kini menggantung, menunggu jawaban dari para pelaku industri.
Artikel Terkait
Ruben Onsu Tegur Keras Gio dan Sarwendah Usai Anak Panggil Daddy Gio di Video Viral
Refa Ardhi Ungkap Kunci Sukses Jadi Kreator Konten: Bukan Viral, tapi Konsisten dan Punya Ciri Khas
Mantan Menkeu Chatib Basri Datangi Istana, Spekulasi Ekonomi Menguat
Rizky Billar Tempuh Jalur Hukum Lawan Tuduhan di Media Sosial