Dewi Sukarno, istri mendiang Presiden pertama Indonesia, kini jadi sorotan. Ia diduga melakukan pemukulan dan penendangan terhadap manajer pribadinya. Menurut keterangan polisi Jepang, insiden memilukan ini dipicu oleh kematian anjing kesayangannya.
Semuanya berawal ketika sang manajer seorang perempuan berusia sekitar 30-an tahun membawa anjing peliharaan Dewi ke sebuah rumah sakit hewan di Tokyo karena kondisinya yang sakit. Sayangnya, upaya itu tak berhasil.
Pada tanggal 28 Oktober lalu, Dewi tiba di klinik tersebut. Saat ia datang, binatang kesayangannya itu sudah tak bernyawa lagi. Rasa duka yang mendalam, tampaknya, berubah menjadi amarah yang meledak.
“Ia lalu menyerang manajernya,”
demikian penjelasan polisi yang dikutip dari kantor berita Kyodo. Serangan itu terjadi di tempat kejadian, tak lama setelah Dewi menerima kabar buruk tersebut.
Korbannya sendiri disebut menderita luka-luka ringan. Namun begitu, trauma kejadian itu rupanya cukup mendalam. Tak lama setelah insiden, manajer tersebut memutuskan untuk mengundurkan diri dan meninggalkan pekerjaannya.
Hingga saat ini, posisi Dewi Sukarno terkait tuduhan ini masih samar. Polisi belum mengonfirmasi apakah ia mengakui perbuatannya atau justru membantah. Investigasi masih terus berjalan.
Di sisi lain, publik Jepang mungkin mengenal Dewi dengan sisi yang berbeda. Wanita asli Jepang ini dikenal aktif memimpin beberapa organisasi yang fokus pada promosi kesejahteraan anjing dan kucing. Ironis, mengingat kasus yang menimpanya justru berawal dari kepeduliannya yang besar pada hewan peliharaan.
Artikel Terkait
Alex Marquez Menang di MotoGP Spanyol 2026 Usai Marc Marquez Jatuh, Bezzecchi Kokoh di Puncak Klasemen
Lebih 800 Alumni Unair Reuni di Jakarta, Hadirkan PADI Reborn hingga Bincang Strategis
Psikolog Ungkap Bahaya Merasionalkan Pelecehan: Tubuh Beri Sinyal, Jangan Diabaikan
IHSG Ambruk 3,38% ke 7.129, Analis Sebut Masih Rawan Koreksi