Turki Ubah Ancaman di Perbatasan Jadi Kemenangan Geopolitik di Suriah

- Kamis, 22 Januari 2026 | 07:20 WIB
Turki Ubah Ancaman di Perbatasan Jadi Kemenangan Geopolitik di Suriah

Pencapaian Turki di Levant: Sebuah Keberhasilan yang Tak Biasa

Oleh: Peter Germanos

Kalau kita lihat sepuluh tahun terakhir, apa yang berhasil dilakukan Turki di Suriah dan kawasan Levant itu benar-benar luar biasa. Sulit mencari tandingannya dalam sejarah Timur Tengah modern.

Bayangkan saja situasi di tahun 2018. Waktu itu, posisi Turki boleh dibilang terjepit banget. Perbatasan selatan mereka nyaris terkepung total. Di satu sisi, ada poros Rusia-Iran-Assad yang menguasai Idlib hingga gurun di Suriah tengah. Di sisi lain, ada kelompok PKK/YPG yang didukung penuh oleh Amerika lewat CENTCOM, lengkap dengan dukungan politik, militer, dan intelijen. Dalam kondisi seperti itu, negara mana pun biasanya bakal terpukul mundur.

Namun begitu, Ankara justru berhasil membalikkan keadaan. Mereka mengubah ancaman pengepungan itu menjadi sebuah kemenangan geopolitik yang cukup komprehensif. Caranya? Lewat koordinasi yang apik antara diplomasi, intelijen, dan kekuatan militer. Mereka pelan-pelan melumpuhkan kedua ancaman tadi, tanpa harus terlibat perang terbuka dengan kekuatan besar mana pun.


Halaman:

Komentar