Asap hitam pekat mengepul dari badan kapal kargo Mayuree Naree di perairan Selat Hormuz, Rabu (11/3/2026) lalu. Dari foto yang dirilis Angkatan Laut Kerajaan Thailand, jelas terlihat kobaran api dan asap menyelimuti struktur atas kapal, sementara sejumlah rakit penyelamat tampak mengapung di sekitarnya. Inilah momen setelah kapal berbendera Thailand itu diserang.
Menurut pernyataan resmi, kapal itu baru saja berangkat dari Khalifa Port di Uni Emirat Arab. Saat melintasi selat yang ramai itu, serangan terjadi. Detailnya masih gelap. “Detail spesifik serta penyebab pasti serangan masih dalam penyelidikan,” begitu bunyi pernyataan yang dikutip dari Channel News Asia.
Yang jelas, aksi penyelamatan segera dilancarkan. Angkatan Laut Kerajaan Oman turun tangan. Hingga Kamis ini, 20 awak kapal telah berhasil dievakuasi dengan selamat. Mereka sekarang sudah berada di daratan Oman. Namun, tiga orang lainnya masih dicari. Upaya pencarian terus berjalan.
Kementerian Transportasi Thailand memberi gambaran lebih jelas. Para awak sempat meninggalkan kapal menggunakan sekoci, sebelum akhirnya tim Oman menjemput mereka. Serangannya sendiri disebut berasal dari ledakan di bagian buritan. Kebakaran hebat langsung menjalar ke ruang mesin. Nahas, tiga awak yang dilaporkan hilang itu sedang bertugas di ruangan tersebut saat insiden terjadi.
Artikel Terkait
Polda Sumsel Ringkus Tiga Pengedar Sabu di Palembang dan Lubuk Linggau dalam Kurang dari Sehari
Mitos Larangan Mandi hingga Vaksin, Ini 7 Fakta Campak yang Perlu Diluruskan
Pengadilan Tinggi Jakarta Perberat Vonis Jimmy Marsin Jadi 10 Tahun Penjara
Bus Bandara Blok M-Soetta Resmi Beroperasi, Tarif Promo Rp3.500 Tiga Bulan