Jakarta, 18 Januari 2026 – sebuah babak baru dimulai. Di tengah hiruk-pikuk ibukota, organisasi masyarakat Gerakan Rakyat akhirnya memutuskan untuk mengubah jalur perjuangannya. Melalui Rapat Kerja Nasional pertamanya, ormas itu secara resmi bertransformasi menjadi sebuah partai politik. Namanya? Partai Gerakan Rakyat.
Langkah ini bukan sekadar ganti label. Dari awal, partai baru ini langsung menunjukkan arah yang jelas. Mereka secara resmi mengusung Anies Rasyid Baswedan sebagai calon presiden untuk Pilpres 2029 mendatang. Sebuah langkah berani yang langsung memantik berbagai spekulasi dan perbincangan hangat di ruang publik.
Warna oranye yang dipilih partai ini, kebetulan sama dengan PKS, langsung menjadi bahan omongan. Banyak yang memprediksi, Partai Gerakan Rakyat bakal menyedot simpatisan dari partai berlambang matahari itu, terutama dari kalangan yang selama ini mendukung Anies. Ibu-ibu, atau yang akrab disebut ‘emak-emak’, disebut-sebut sebagai pasar potensial yang bisa berpindah haluan.
Di media sosial, reaksi warganet pun beragam. Seorang pegiat dengan akun @Tan_Mar3M berkomentar dengan nada santai.
"Gede ini marketnya. Marketnya kalangan mak mak PKS 😃 Ga perlu ganti warna kerudung 😄,"
Tak ketinggalan, akun @DoniKroos8_ ikut menyoroti dampak potensialnya bagi PKS.
Artikel Terkait
IKN: Dukungan Penuh, Tapi Kapan Pindahnya?
Prabowo dan Starmer Sepakati Kemitraan Baru, Inggris Siap Bangun 1.500 Kapal Ikan untuk Indonesia
BPOM Beri Nilai A+ untuk Dapur Gizi Polri Cipinang
Roy Suryo Soroti Bibir dan Hidung di Foto Ijazah Jokowi: Bukan Ciri Fisiknya