Nandang Sutisna tak menyembunyikan rasa kesalnya.
“Alasan saya sejalan dengan Pandji,” ujarnya. Ia mengaku jarang sekali merasa marah sedemikian hebat dalam urusan politik. Tapi naiknya Gibran Rakabuming Raka ke kursi wakil presiden dengan cara yang ia sebut “akrobatik” itu, benar-benar memantik amarah. Baginya, itu bentuk pelecehan terhadap republik yang ditegakkan dengan pengorbanan nyawa.
Di sisi lain, Pandji Pragiwaksono punya sorotan yang lebih tajam. Ia menuding ada praktik membangun dinasti politik yang ia anggap sebagai masalah paling serius.
Artikel Terkait
Mayor TNI Dituntut 5 Bulan Penjara Usai Janjikan Kelulusan TNI dengan Tarif Rp 350 Juta
Buronan Korupsi Rp 3,5 Miliar Tertangkap di Kendari Setelah 2 Tahun Kabur
Din Syamsuddin Peringatkan Retak Sosial dan Tantangan Ekonomi di Hadapan Pemerintahan Baru
Gawat! Senior PPDS Unsri Paksa Junior Biayai Gaya Hidup Mewah