Menurut laporan New York Times yang dirilis Selasa lalu, Presiden Donald Trump telah menerima sejumlah analisis intelijen AS yang cukup mengejutkan. Intelijen itu menyoroti kondisi rezim Iran pasca-gelombang unjuk rasa antipemerintah yang mengguncang negara itu beberapa waktu terakhir. Intinya, rezim tersebut dinilai sedang melemah.
Bahkan, ada yang bilang posisinya sekarang ini adalah yang paling rentan dalam empat dekade terakhir. Sejak Shah Iran digulingkan lewat revolusi 1979 silam, situasinya belum pernah separah ini.
“Laporan tersebut mengisyaratkan bahwa cengkeraman pemerintah Iran terhadap kekuasaan berada pada titik terlemahnya sejak Shah digulingkan dalam revolusi tahun 1979,”
demikian bunyi laporan NYT, seperti dikutip juga oleh The Times of Israel. Beberapa sumber di AS yang memahami informasi itu mengonfirmasi hal tersebut.
Artikel Terkait
Argentina Gantikan Finalissima dengan Uji Coba Melawan Guatemala di Tanah Air
Uni Eropa Tegas Tolak Permintaan Trump Kirim Pasukan ke Selat Hormuz
Menteri Perhubungan Prediksi Puncak Mudik di Pelabuhan Merak Malam Ini
OJK Jatuhkan Sanksi Larangan Seumur Hidup bagi Benny Tjokro di Pasar Modal