Rasa cemburu buta, ternyata jadi pemicu utama di balik kasus pembunuhan yang mengerikan di sebuah kos-kosan Bekasi Selatan. Pelakunya, Ahmad Riansyah (29), mengakhiri nyawa sang istri, seorang terapis spa berinisial SM (23). Mereka berdua sebenarnya sudah menikah, meski lewat ikatan pernikahan siri.
Semuanya berawal dari kondisi Ahmad yang sedang sakit. Ia ingin ditemani, tapi sang istri tak bisa mengambil cuti dari pekerjaannya. Hal ini kemudian memicu pertengkaran sengit yang berujung petaka.
Dalam pengakuannya ke penyidik, Ahmad bercerita kalau dirinya sedang meriang. Ia sempat meminta istrinya pulang kerja lebih awal.
“Saya sakit, saya meriang. Udah itu saya ngomong sama dia, saya meriang, sayang saya mau pulang. Saya bilang, saya mau ngambil kunci kosan,” ujarnya.
Setelah mengambil kunci, Ahmad pulang duluan. Dari kos, ia kembali menelpon dan mendesak istrinya untuk segera pulang. Sayangnya, jawaban yang diterima justru memantik amarah.
“Saya bilang, kamu bisa pulang cepat nggak? soalnya saya lg ga enak badan. Dia bilang nggak bisa, soalnya saya izin terus takut dipecat,” ujar Ahmad.
Pertengkaran pun merembet ke sambungan telepon. Ahmad semakin kesal karena mengetahui istrinya harus melayani tamu hingga larut malam.
“Itu berantem di handphone dulu, Pak. Uda gitu soalnya tamu tuh kayaknya pulang malam, gak bakalan bisa pulang cepet,” keluhnya.
Artikel Terkait
Kemlu Tegaskan Pasukan TNI ke Gaza Bersifat Non-Tempur dan Bisa Dihentikan Kapan Saja
Jadwal Imsak dan Salat Hari Ini di Pangkal Pinang, 28 Februari 2026
Jadwal Imsak dan Salat untuk Makassar, 10 Ramadan 1447 H
Waktu Sahur di Ramadhan, Momentum Mustajab untuk Memperbanyak Dzikir dan Istighfar