Pasar saham kita sempat berhenti total hari Kamis kemarin. Ya, Bursa Efek Indonesia (BEI) terpaksa mengambil langkah ekstrem: memberlakukan trading halt atau pembekuan perdagangan sementara. Pemicunya? Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terjun bebas hampir 8 persen, terlempar ke level 7.654,66. Situasinya cukup mencekam di menit-menit awal perdagangan.
Keputusan ini bukan tanpa alasan. Menurut BEI, langkah itu diambil demi menjaga agar transaksi di bursa tetap berjalan tertib, wajar, dan efisien. Mereka mengacu pada aturan main yang sudah baku, yaitu Peraturan Nomor II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas. Rinciannya ada di Surat Keputusan Direksi BEI yang terbit tahun lalu.
Kautsar Primadi Nurahmad, Sekretaris Perusahaan BEI, memberikan konfirmasi resmi.
Artikel Terkait
Mimpi Setinggi Langit dari Ruang Belajar Beralaskan Lantai
Prajogo Pangestu Borong Rp100 Miliar Saham CUAN di Tengah Kejatuhan Pasar
Menteri Keuangan Purbaya: To the Moon, Jangan Takut! Meski IHSG Anjlok, Target 10.000 Poin di 2026 Tetap Dikejar
Guncangan MSCI: IHSG Terkapar, Investor Ritel Ikut Panik