Billie Eilish dan Komet Halley: Saat Cinta Datang Seperti Benda Langit yang Langka

- Selasa, 09 Desember 2025 | 20:40 WIB
Billie Eilish dan Komet Halley: Saat Cinta Datang Seperti Benda Langit yang Langka

Mengupas Lirik "Halley's Comet", Lagu Billie Eilish yang Menyentuh

Billie Eilish, suaranya yang khas dan lirik yang jujur, kembali menghadirkan sebuah lagu yang bikin merenung. Judulnya? "Halley's Comet". Lagu ini bukan single utama, tapi justru jadi salah satu trek tersembunyi yang bikin penasaran di album Happier Than Ever yang rilis di 2021.

Kalau bicara soal komet Halley, kita tahu benda langit itu hanya muncul sekian puluh tahun sekali. Nah, Billie pakai metafora itu untuk menggambarkan sebuah perasaan yang langka dan membingungkan. Rasanya seperti sesuatu yang jarang terjadi, tapi begitu kuat dampaknya.

Lirik yang Menggambarkan Pertarungan Batin

Dari baris pertama, nuansa kontradiksi sudah terasa kuat. Billie seolah sedang berdebat dengan dirinya sendiri.

I don't want it And I don't want to want you But in my dreams I seem to be more honest And I must admit, you've been in quite a few

Di bait berikutnya, metafora komet Halley benar-benar dipakai. Ia merasa kehadirannya dalam hubungan ini bahkan lebih jarang dari komet legendaris itu. Namun begitu, satu orang itu saja sudah cukup untuk membuatnya melanggar janji pada dirinya sendiri.

Halley's Comet Comes around more than I do But you're all it takes for me to break a promise Silly me to fall in love with you

Bagian bridge lagu ini mungkin yang paling personal. Ia menggambarkan kegelisahan, perbedaan zona waktu, dan sebuah pengakuan pahit: bahwa kini ia tak lagi bisa mati rasa.

I haven't slept since Sunday Midnight for me is 3:00 a.m. for you But my sleepless nights are better With you than nights could ever be alone, ooh-ooh-ooh I was good at feeling nothing, now I'm hopeless What a drag to love you like I do, ooh-ooh, ooh, ooh

Ada klimaks yang menarik di sini. Meski pernah merasakan cinta sebelumnya, momen kali ini terasa berbeda. Lebih dalam. Seolah-olah segalanya mengarah pada orang ini.

I've been loved before, but right now in this moment I feel more and more like I was made for you For you

Lagu ditutup dengan adegan yang sangat intim dan polos: duduk di kamar sang kakak, kelelahan karena tak tidur berminggu, dan akhirnya mengakui pada diri sendiri.

I'm sitting in my brother's room Haven't slept in a week or two, or two I think I might have fallen in love What am I to do?

Secara keseluruhan, "Halley's Comet" adalah potret yang jernih tentang jatuh cinta yang tak terduga dan sedikit menakutkan. Bukan cinta yang gegap gempita, melainkan yang diam-diam menyusup, mengacaukan kenyamanan, dan akhirnya harus diakui meski dengan segala keraguan. Sebuah lagu yang, seperti komet itu sendiri, meninggalkan kesan yang lama setelah ia berlalu.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar