Serangan Udara Israel Tewaskan Empat Warga Sipil di Gaza, Langgar Gencatan Senjata

- Kamis, 30 April 2026 | 00:45 WIB
Serangan Udara Israel Tewaskan Empat Warga Sipil di Gaza, Langgar Gencatan Senjata

Di tengah masa gencatan senjata yang seharusnya meredakan ketegangan, pasukan Zionis Israel justru kembali melancarkan serangan. Kali ini, mereka membombardir wilayah Gaza, Palestina, pada Selasa, 27 April 2026. Sebuah kendaraan sipil menjadi sasaran. Akibatnya, korban jiwa dan luka-luka tak terhindarkan.

Serangan udara itu menyasar sebuah minibus putih yang tengah melintas. Lokasi ledakan cukup dekat dengan garis kuning hanya sekitar 6 kilometer yang memisahkan wilayah pendudukan Zionis dengan Palestina di Gaza. Menurut sejumlah saksi, kendaraan itu langsung hangus terbakar. Hancur berkeping-keping.

Empat orang warga Palestina tewas dalam peristiwa tragis ini. Mereka adalah pengemudi dan para penumpang yang ada di dalam minibus tersebut. Selain korban meninggal, beberapa orang lainnya dilaporkan menderita luka-luka akibat ledakan. Suasana di lokasi kejadian sempat kacau, warga berhamburan membantu evakuasi.

Sesaat setelah rudal menghantam, warga sekitar langsung bergerak. Mereka mengevakuasi jasad para korban ke dalam ambulans. Semua jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Al-Shifa. Di sana, proses penanganan lebih lanjut dilakukan.

Aksi militer ini bukanlah yang pertama. Ini hanyalah satu dari sekian panjang daftar pelanggaran gencatan damai oleh pihak Zionis Israel. Sejak gencatan senjata diumumkan pada Oktober 2025 lalu, jumlah korban terus bertambah. Total, sedikitnya 818 warga Palestina telah terbunuh. Ironis, bukan?

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar