JAKARTA RCTI akhirnya meluncurkan program anyar yang cukup menarik perhatian: "Healing Jalur King Nassar". Ini semacam variety show, tapi bukan sekadar tayangan hiburan biasa. Ada unsur curhat, empati, dan sedikit drama yang dibungkus jadi satu. Namanya saja sudah jelas Nassar jadi pusat perhatian, ditemani presenter Andhika Pratama. Keduanya bakal jadi teman ngobrol bagi para bintang tamu. Mereka datang dengan berbagai persoalan hidup, dari yang ringan sampai yang berat. Soal ekonomi, percintaan, keluarga, bahkan urusan pekerjaan semua bisa dibahas di sini. Tapi jangan bayangkan suasananya kaku seperti konseling. Tidak sama sekali. Nah, yang bikin acara ini beda dari talkshow biasa adalah cara penyajiannya. Peserta tidak cuma duduk dan cerita. Mereka diajak untuk menemukan kembali semangat hidup. Lewat musik, interaksi, permainan, dan yang paling penting 'resep healing' sebelum pulang. Konsepnya cukup segar, menurut saya. Nassar sendiri punya alasan kenapa acara ini dibuat. Katanya, program ini lahir dari keresahan banyak orang yang sering memendam masalah sendirian. Suasana di acara ini sengaja dibuat santai. Tidak terlalu serius, biar yang datang merasa nyaman. Di sisi lain, Andhika Pratama menambahkan bahwa konsepnya terinspirasi dari kondisi masyarakat saat ini. Penuh tantangan, katanya. “Base konsepnya adalah ada sesuatu yang viral di sosial media. Sekarang hidup susah ya. Apa-apa susah, apa-apa mahal. Ditambah dengan mungkin anaknya harus sekolah atau suaminya kehilangan pekerjaan,” ujarnya. Dari sisi produksi, RCTI mengaku sengaja mengusung elemen drama. Adrian Surya, Programming Planning & Scheduling Department Head RCTI, bilang meskipun mereka dikenal dengan sinetron di "prime time", esensi drama tetap hadir di semua slot tayangan. Termasuk di acara ini. Jadi, lewat "Healing Jalur King Nassar", RCTI ingin menghadirkan tayangan yang tidak cuma menghibur. Mereka juga ingin mengajak penonton untuk berempati. Program ini akan tayang setiap Senin hingga Rabu, pukul 16.00 WIB. Lumayan untuk menemani sore hari, mungkin.
Artikel Terkait
Kuasa Hukum Dokter Oky Pratama Bantah Keterlibatan Klien dalam Kasus Buzzer di Bandung
Pengacara Nilai Permintaan Maaf Sarwendah Tak Tulus karena Tak Langsung Ditujukan ke Ruben Onsu
Aurel Hermansyah Ungkap Hari Terburuk Jadi Ibu Usai Putrinya Azura Jatuh dari Tangga dan Dirawat di RS
Surya Saputra Laporkan Akun Palsu di X yang Catut Namanya untuk Sebar Ujaran Kebencian, Ternyata Penggemar Arya Saloka