Heri Zulkifli
TVRINews, Jambi
Di Desa Rantau Jering, Kecamatan Lembah Masurai, Kabupaten Merangin, Jambi, akses jalan masih jadi persoalan. Sampai sekarang, belum sepenuhnya normal. Soalnya, material longsor masih menutupi badan jalan di sana.
Tanah dan batu berserakan. Bikin jalur menuju pusat kecamatan sempat terputus total. Warga pun nggak bisa melintas sama sekali. Bayangin, aktivitas sehari-hari jadi macet total.
Tapi, menurut Kepala Pelaksana BPBD Merangin, Sahiri, ada sedikit kabar baik. Untuk sementara, kendaraan roda dua sudah bisa lewat. “Untuk saat ini, akses jalan baru bisa dilalui kendaraan roda dua,” ujarnya, Rabu, 29 April 2026. “Sementara alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum masih dalam perjalanan menuju lokasi,” tambah dia.
Nah, sambil nunggu alat berat datang, warga nggak tinggal diam. Mereka bergotong royong sama dinas terkait. Pakai peralatan sederhana gergaji mesin, parang buat nyingkirin material longsor. Kerja manual, tapi semangatnya luar biasa.
Di sisi lain, longsor juga bikin masalah lain. Saluran air bersih warga ikut rusak. Akibatnya, mereka terpaksa naik ke lereng bukit yang curam. Risikonya tinggi banget. “Warga memperbaiki pipa air di lereng yang curam dengan risiko tinggi, bahkan harus menggunakan tali sebagai pegangan,” kata Sahiri lagi. Ngeri juga, ya? Tapi mau gimana lagi, air bersih kebutuhan pokok.
Proses pemulihan masih terus berjalan. Warga sih berharap akses jalan bisa normal lagi dalam waktu dekat. Biar aktivitas sehari-hari sekolah, kerja, jualan nggak terganggu terus. Semoga aja alat berat cepat sampai dan semuanya beres.
Redaksi TVRINews
Komentar
Artikel Terkait
Wakapolri Buka Rakernis Gabungan Empat Fungsi Pusat Polri, Tekankan Tata Kelola Anggaran Akuntabel
Banjir Bandang Sarolangun: 19 Rumah Hanyut, Ratusan Rusak, 390 KK Terdampak
Bayi Laki-Laki Ditemukan Tewas di Bantaran Kali Anyar Solo, Polisi Selidiki Pembuangan
Israel Terus Bombardir Lebanon di Tengah Gencatan Senjata, 10 Tewas Termasuk Tim Penolong