Sebuah rekaman video yang viral di media sosial memperlihatkan mobil Toyota Fortuner berwarna putih dikepung ratusan warga di kawasan Ciledug, Kota Tangerang. Dalam narasi yang menyertai unggahan tersebut, mobil itu disebut sebagai pelaku tabrak lari yang menabrak sejumlah kendaraan sebelum akhirnya dihadang massa. Namun, kepolisian kemudian memberikan klarifikasi yang berbeda.
Video yang beredar luas itu menunjukkan situasi mencekam. Ratusan orang tampak mengepung kendaraan tersebut sementara raungan sirene terdengar di latar belakang. Tak lama kemudian, seorang pria bertelanjang dada yang diduga sebagai pengemudi dievakuasi dan dimasukkan ke dalam ambulans. Peristiwa ini terjadi di kawasan Puri Beta, Ciledug, pada Jumat malam, 12 Juni 2026.
Berdasarkan narasi yang beredar, mobil Fortuner tersebut melaju dari arah UBL Petukangan menuju Ciledug sambil menabrak beberapa kendaraan. Massa yang mengejar kemudian membuat pengemudi berusaha berbalik arah, tetapi justru terjebak kemacetan di Puri Beta. Alhasil, mobil tersebut menjadi sasaran amukan warga. Ada pula informasi lain yang menyebut bahwa pengemudi adalah pelaku pencurian mobil di kawasan Kompleks DKI Joglo, Jakarta Barat, yang melarikan diri hingga dikejar-kejar massa.
Sementara itu, Kepolisian Resor Metro Tangerang Kota segera meluruskan informasi yang keliru. Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Raden Muhammad Jauhari, menegaskan bahwa pengemudi Fortuner tersebut bukanlah pelaku tabrak lari maupun pencurian kendaraan, melainkan seorang terduga pelaku penyalahgunaan narkoba.
“Bahwa telah terjadi penangkapan diduga pelaku narkoba yang pada saat dilakukan penggerebekan, salah satu diduga tersangka melarikan diri ke wilayah Ciledug (Puri Beta 2),” ujar Jauhari dalam keterangan resminya, Sabtu, 13 Juni 2026.
Jauhari menjelaskan, peristiwa bermula saat anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan yang dipimpin Ipda Erwin Manatar Sirait melakukan penggerebekan di Jalan Al Mubarok II, Blok T 2, Kelurahan Joglo, Kembangan, Jakarta Barat. Dalam operasi tersebut, polisi menangkap empat orang terduga pelaku narkoba. Namun, salah satu tersangka yang berada di dalam mobil Fortuner dengan nomor polisi B-2432-VBE berhasil melarikan diri.
Lima anggota Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan kemudian melakukan pengejaran. “Anggota Polres Jaksel kemudian melakukan pengejaran dari TKP penangkapan (Joglo) sampai pelaku berhenti dikarenakan menabrak trotoar di Jalan Puribeta 2 yang sebelumnya juga menabrak beberapa pengendara motor lainnya,” ungkap Jauhari.
Saat melintas di Puri Beta, seorang warga berteriak “maling” sehingga memicu reaksi massa. Warga lainnya kemudian mengejar dan mengeroyok pelaku hingga babak belur. “Terjadi sekitar pukul 20.54 WIB, pada hari Jumat tanggal 12 Juni 2026. Namun mobil tersebut tidak mau berhenti atau berusaha kabur, demikian warga berusaha mengejar dan mengepung diduga pelaku narkoba,” jelasnya.
Akibat amukan massa, kaca mobil pecah dan pelaku mengalami luka-luka. Petugas dari Polsek Ciledug bersama tim ambulans kemudian membawa terduga pelaku ke Rumah Sakit Sari Asih untuk mendapatkan perawatan medis. Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya verifikasi informasi sebelum menyebarkan narasi di media sosial agar tidak menimbulkan kesimpulan yang keliru di tengah masyarakat.
Artikel Terkait
Kejagung Tetapkan Komisaris Perusahaan Tanpa Bengkel sebagai Tersangka Baru Korupsi Program Makan Bergizi Gratis
Ulama Berbeda Pendapat soal Hukum Gabung Puasa Qada Ramadan dengan Puasa Tasua dan Asyura
Pengemudi Fortuner Kabur dari Penggerebekan Narkoba, Dikeroyok Massa di Ciledug
EA Sports Rilis Kode Redeem FC Mobile Terbaru, Pemain Bisa Klaim Gems hingga Pemain Rating Tinggi Gratis