Bentrokan di Bangkalan Berawal dari Teguran Parkir, Seorang Warga Tertembak

- Senin, 27 Juli 2026 | 20:00 WIB
Bentrokan di Bangkalan Berawal dari Teguran Parkir, Seorang Warga Tertembak

Bentrokan dua kelompok warga di Desa Berbeluk, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, berujung pada penembakan terhadap seorang warga. Insiden yang terjadi pada Minggu (12/5) itu dipicu oleh persoalan sepele: teguran terkait parkir kendaraan di badan jalan.

Peristiwa bermula saat seorang warga bernama Mustofa menegur pengemudi mobil yang dianggap memarkir kendaraannya di badan jalan sehingga mengganggu pengguna jalan lain. Teguran itu justru memicu adu mulut antara keduanya. Ketegangan sempat mereda setelah warga sekitar melerai perselisihan tersebut, dan kedua belah pihak meninggalkan lokasi menuju desa masing-masing.

Namun, situasi berubah ketika pengemudi mobil yang ditegur kembali ke lokasi bersama kelompoknya menggunakan sekitar lima mobil. Kedatangan rombongan itu memicu bentrokan dengan kelompok warga Desa Berbeluk. Kedua kubu saling serang menggunakan senjata tajam, dan salah satu pihak diduga mengeluarkan senjata api serta melepaskan tembakan.

Akibatnya, seorang warga berinisial BM yang berupaya melerai bentrokan justru menjadi korban. BM terkena tembakan di bagian kaki dan punggung, lalu dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Selain korban luka, bentrokan juga mengakibatkan kerusakan dua mobil milik warga, termasuk kendaraan milik Mustofa.

Polres Bangkalan yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk mengamankan situasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas menyita beberapa selongsong peluru serta dua bilah senjata tajam yang diduga digunakan dalam bentrokan. Sejumlah saksi juga telah diperiksa untuk mengungkap kronologi dan pelaku.

Mustofa mengaku telah memberikan keterangan kepada polisi. "Sudah saya ceritakan ini ke kepolisian dari Polres. Seperti itu ya. Sudah saya ceritakan di BAP. Sudah saya ceritakan semuanya. Saya enggak memastikan, cuma sekilas ada lima mobil. Yang dirusak mobil saya dan mobil kakak saya," ujarnya.

Satreskrim Polres Bangkalan masih menyelidiki kasus ini untuk mengidentifikasi seluruh pelaku, termasuk pihak yang diduga melepaskan tembakan. Guna mengantisipasi bentrokan susulan, aparat TNI dan Polri disiagakan di Desa Berbeluk. Sementara dua mobil yang rusak telah diamankan ke Mapolres Bangkalan sebagai barang bukti.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags