Video itu beredar cepat di media sosial. Tampak sekelompok pemuda, dari atas motor, melemparkan petasan ke arah sopir angkot yang sedang melaju. Aksi nekat itu langsung jadi sorotan. Tak butuh waktu lama, polisi pun bergerak. Tiga orang pelaku akhirnya berhasil diamankan terkait insiden yang memicu kemarahan warganet itu.
Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Parikhesit, menjelaskan langkah yang diambil pihaknya. "Kami langsung menelusuri kebenaran video viral itu," ujarnya pada Kamis (26/2/2026).
Setelah berkoordinasi dengan korban dan pelaku, polisi memfasilitasi pertemuan untuk penyelesaian secara kekeluargaan. Tentu saja, dengan tetap mengedepankan hukum dan keadilan.
Ketiga remaja yang terlibat adalah DA (20), RDS (16), dan UPY (21). Menurut penyelidikan, kejadian ini terjadi dini hari, Selasa (24/2) sekitar pukul 02.00 WIB. Lokasinya di Jalan Maulana Hasanudin, tepatnya di rute angkot Cikokol-Ciledug, Kelurahan Cipondoh. Syukurlah, tidak ada korban jiwa dalam insiden yang bisa dibilang sangat berbahaya ini.
Pertemuan mediasi pun digelar. Orang tua ketiga pelaku hadir, mencoba memahami kelakuan anak-anak mereka. Dalam forum itu, suasana tegang pelan-pelan mencair.
Para pelaku dan keluarganya menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada kedua pengemudi angkot. Mereka juga berjanji tak akan mengulangi perbuatan bodoh tersebut.
"Mereka sudah menyadari kesalahan," imbuh Parikhesit. Kedua belah pihak akhirnya sepakat berdamai dan membuat surat kesepakatan bersama sebagai bukti.
Artikel Terkait
Kemenag Tegaskan Zakat Wajib, Ajak Umat Tingkatkan Kedermawanan Melampaui 2,5%
Korlantas Tinjau Kesiapan Pelabuhan Jelang Operasi Ketupat 2026
Menteri Ekonomi Kreatif Buka Bazar Ramadan 2026 di Lhokseumawe, Dorong Brand Lokal
Anwar Abbas Ungkap Rahasia Sukses Chairul Tanjung: Kerja Hingga Tengah Malam