Senja punya banyak cara untuk dinikmati. Nggak harus selalu dengan secangkir kopi dan musik indie yang sendu. Coba bayangkan, sore yang perlahan beranjak gelap diiringi dentuman musik dari seorang DJ yang lagi asyik memainkan set-nya. Rasanya? Gak kalah seru, lho.
Beberapa waktu lalu, suasana seperti itu sempat tercipta di kawasan CBD Ciledug. Di sebuah acara komunitas, puluhan orang berkumpul. Mereka nongkrong santai sambil menikmati alunan lagu yang diputar langsung oleh para disc jockey. Suasana sore itu jadi lain, lebih hidup dan penuh energi.
DJ Cakra adalah salah satu yang tampil. Pria yang sudah berkecimpung di dunia ini sejak 2015 itu terlihat menikmati panggungnya. "Overall crowd-nya seru sih," ujarnya usai naik panggung.
Menurutnya, penonton sore itu cukup antusias. Mereka tertarik melihat aksi seorang DJ di waktu yang biasanya sepi dari hingar-bingar musik elektronik.
Kunci dari sesi sore hari, kata Cakra, ada di pemilihan lagu. Ia sengaja memutar track-track yang lebih familiar di telinga pendengarnya. Tujuannya sederhana: agar interaksi dengan penonton bisa langsung terjalin. "Tadi gue mainin lagu yang sing along, jadi mereka pada ikut nyanyi," ceritanya.
Meski ini acara komunitas, tapi gelombang energi yang tercipta tetap terasa nyata. Antara panggung dan penonton, terjadi komunikasi yang hangat.
Di sisi lain, Cakra yang punya selera musik RnB, Hip-hop, sampai UK Garage ini melihat perkembangan yang positif. Dunia DJ sekarang makin terbuka. "Banyak tempat yang pengin ada DJ-nya," katanya. Peluang tampil kini bertebaran, mulai dari coffee shop, festival, sampai event pop-up kayak yang satu ini.
Gema yang sama juga datang dari DJ Mikel. Baru tiga tahun terjun, ia merasa senang bisa dilibatkan. Bagi Mikel, acara seperti ini bukan cuma sekadar panggung untuk tampil.
"Aku seneng aja bisa ketemu teman-teman baru, vendor-vendor baru," tukasnya.
Latar belakangnya di bidang event membuat momen seperti ini jadi ajang memperluas relasi. Semuanya berjalan natural, sambil tetap menyalurkan passion di balik deck.
Dapat Sambutan Hangat Penonton
Konsep acara santai kayak gini rupanya benar-benar disukai, terutama oleh anak-anak muda Generasi Z. Wahyu, seorang penonton berusia 23 tahun, mengaku cocok dengan atmosfer yang ditawarkan. "Acara ini asik buat anak-anak muda, apalagi konsepnya style-style sekarang," ucapnya.
Ia memuji crowd dan musik yang diputar. "Mantep sih," tambahnya singkat.
Hal lain yang dia apresiasi adalah kemudahan aksesnya. Menurut Wahyu, prosedur untuk ikut serta terbilang sangat simpel. "Cuman scan, ikutin prosedur, gampang banget," katanya.
Raihan, penonton lain yang berusia 21 tahun, juga berpendapat serupa. Ia bahkan punya harapan agar acara serupa bisa lebih sering diadakan. "Oke vibes-nya, mungkin banyakin lagi dah," harap Raihan.
Alasannya jelas: banyak anak muda yang butuh hiburan yang tepat, di waktu yang pas, dengan suasana yang nggak terlalu berat.
Menariknya, pesta musik itu tidak berhenti saat matahari terbenam. Setelah sesi sore oleh DJ Cakra berakhir, giliran DJ Mikel yang mengambil alih. Ia menghibur penonton hingga malam merayap, membuktikan bahwa energi baik bisa mengalir dari senja hingga larut.
Artikel Terkait
DJP dan Bareskrim Perbarui Kerja Sama, Bekukan Aset Rp2,65 Triliun dari Pelanggar Pajak
Gempa Megathrust M 6,2 Guncang Pacitan, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
KPK Sita Rp40,5 Miliar dan 5,3 Kg Emas dalam Kasus Suap Impor Bea Cukai
Kepala KPP Banjarmasin Akui Salah Terima Janji Suap Rp800 Juta