- Enam unit hunian sementara (huntara).
- Material untuk mengganti atap fasilitas umum, yang akan difungsikan sebagai musala sekaligus aula, lengkap dengan perangkat ibadah seperti enam roll karpet sajadah.
- Satu unit dapur umum, termasuk semua perlengkapan masaknya.
- Empat unit MCK.
- Dua menara air beserta torennya.
- Satu unit sumur bor dalam dilengkapi pompa celup.
- Dua unit lampu tenaga surya setiap bangunan sudah dapat jaringan listrik dan penerangan.
- Paket busana ibadah: 80 mukena, 80 sarung, dan 80 baju koko.
- Paket sembako berisi beras, telur, minyak, gula, dan kopi.
- Serta paket obat-obatan yang mencakup 26 jenis obat.
Menerima bantuan sebanyak itu, Kepala Desa Bukit Tempurung, Muhammad Yunus, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya.
Hadir juga dalam rombongan itu, Ketua Pembina RSIB KH Didin Hafidhuddin. Beliau turut mendoakan semua pihak yang terlibat, terutama warga terdampak. Doanya sederhana: semoga diberikan kekuatan menghadapi ujian berat ini, dan keadaan segera pulih seperti sedia kala.
Rasa terima kasih tak cuma datang dari sang kepala desa. Banyak warga, terutama para ibu, juga menyampaikan hal serupa. Suasana haru pun terasa. Acara penerimaan bantuan itu akhirnya ditutup dengan makan bersama sebuah momen sederhana yang, bagi warga Bukit Tempurung, mungkin terasa sangat berarti.
Artikel Terkait
Laba Sawit Menguap ke Singapura, Indonesia Cuma Dapat Sisa
Mezquita-Catedral Córdoba: Kisah Dua Peradaban dalam Satu Atap
KPK Ungkap Modus Potong Pajak Rp75 Miliar Jadi Rp15 Miliar di Jakut
KPK Amankan Rp6 Miliar dalam OTT Perdana 2026, Libatkan Pejabat Pajak dan Tambang