Tak hanya mereka. Rumah Ipen (55) dan Bambang (40) masing-masing diperkirakan rugi Rp25 juta. Lalu ada pula rumah Kaspi Praktikno (55) di Desa Jatimulyo yang kerugiannya sekitar Rp20 juta.
“Meski kerugian material besar, sekitar Rp160 juta totalnya, kami bersyukur tidak ada korban jiwa. Tidak ada pula warga yang terluka,” tambah AKP Nursayit.
Pasca kejadian, situasi perlahan mulai ditangani. Polisi bersama aparat pemerintah daerah langsung turun untuk mendata kerusakan dan berkoordinasi. Tujuannya jelas: mencari solusi dan mengupayakan bantuan secepatnya untuk warga yang terdampak.
Mereka juga mengingatkan agar masyarakat tetap siaga. Cuaca ekstrem, kata mereka, masih berpotensi terjadi. Jadi, kewaspadaan mutlak diperlukan.
Artikel Terkait
Kembang Api dan Teriakan untuk Pahlavi Warnai Malam Teheran yang Masih Bergejolak
Gemblengan Semi-Militer Siapkan 1.500 Petugas Haji Tangguh
Pramono Anung Tegaskan JPO Sarinah Akan Dibangun Kembali, Utamakan Akses Difabel
Indonesia dan Turki Sepakati Aksi Nyata, Dari Gaza hingga Industri Pertahanan