Mahfud MD: Panji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pasal Penghinaan Presiden
Mantan Menko Polhukam, Profesor Mahfud MD, dengan tegas menyatakan komedian Panji Pragiwaksono aman dari jerat pasal penghinaan presiden. Hal ini terkait pernyataan Panji yang menyebut Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terlihat "mengantuk". Alasan utamanya sederhana: waktu kejadian.
Menurut Mahfud, pernyataan kontroversial itu dilontarkan Panji pada Desember 2025. Sementara itu, Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru resmi berlaku mulai 2 Januari 2026. Artinya, secara hukum, peristiwa itu tidak bisa diadili dengan aturan yang baru.
"Peristiwanya itu akan dihitung kapan dia mengatakan itu. Kalau Panji tenang, Anda tidak akan dihukum," ujar Mahfud.
Artikel Terkait
Hunian Sementara dan Harapan Baru untuk Warga Bukit Tempurung
Trump Minta Damai di Suriah: AS Berhubungan Baik dengan Dua Kubu yang Bertikai
KPK Tetapkan Gus Yaqut Tersangka Dugaan Korupsi Kuota Haji
Kuasa Hukum Tantang Eggi Sudjana dan Kawan-Kawan Bersaksi di Sidang Ijazah Jokowi