Di Gedung Putih, Presiden AS Donald Trump menyampaikan permintaan langsung: hentikan pertempuran. Konflik yang dimaksud adalah antara pasukan pemerintah Suriah dan kelompok Kurdi, atau yang dikenal sebagai Pasukan Demokratik Suriah (SDF). Situasinya memang rumit. Bagaimana tidak? Amerika Serikat sendiri punya hubungan yang cukup baik dengan kedua kubu yang sedang berhadap-hadapan itu.
“Kelompok Kurdi dan pemerintah Suriah, seperti yang Anda ketahui dengan baik, kami berhubungan baik dengan keduanya,” ujar Trump kepada para wartawan, Sabtu (10/1).
“Mereka telah menjadi musuh alami selama bertahun-tahun, tapi kami menjalin hubungan baik dengan keduanya. Dan kami ingin melihat Suriah berhasil,” sambungnya.
Pernyataannya itu jelas ingin menekankan posisi AS yang agak unik di tengah konflik berkepanjangan. Namun begitu, fokus utamanya adalah menghentikan kekerasan yang baru saja meledak, khususnya di wilayah Aleppo. Menurut Trump, situasi sebelumnya terlihat mulai mengarah pada hal yang positif.
Artikel Terkait
Mentan Ancam Alihkan Anggaran Daerah yang Tak Serius Cetak Sawah
Komnas HAM Tegaskan Kritik Kebijakan Pemerintah Adalah Hak yang Harus Dijamin
Laporan Ungkap Aliran Dana Terduga Teroris Lewat Binance, Pegawai Penyelidik Malah Diberhentikan
Tren Bukber Ramadan di Makassar Beralih ke Restoran dengan Konsep Estetik