Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,7 mengguncang wilayah Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, pada Minggu dini hari. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memastikan bahwa guncangan tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Berdasarkan data BMKG, gempa terjadi pada pukul 01.56 Waktu Indonesia Barat. Pusat gempa berlokasi di titik koordinat 0,26 lintang selatan dan 125,07 bujur timur. Episenter berada di laut, tepatnya 124 kilometer tenggara Tutuyan, Bolaang Mongondow Timur.
“124 kilometer tenggara Tutuyan, Boltim, Sulut,” demikian pernyataan resmi BMKG.
Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan atau korban jiwa akibat gempa tersebut. Pihak berwenang masih terus memantau perkembangan pascagempa.
Meski tidak berpotensi tsunami, BMKG tetap mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan yang kerap menyertai guncangan utama.
Artikel Terkait
Jadwal Imsak dan Salat di Surabaya, Minggu 7 Juni 2026: Subuh Pukul 04.16 WIB, Magrib 17.22 WIB
Ekstradisi Paulus Tannos Masih Panjang, Sidang Committal Baru Digelar Agustus 2026
Sri Mulyani Bantah Isu Mundur dari Kabinet, Sebut Ada Manipulasi Dokumen Rapat
Imigrasi Bogor Buka Layanan Paspor Akhir Pekan dan Sore Hari, Kuota Terbatas