BSDE Catat Pendapatan Rp4,75 Triliun di Semester I 2026

- Minggu, 02 Agustus 2026 | 18:15 WIB
BSDE Catat Pendapatan Rp4,75 Triliun di Semester I 2026

PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) membukukan pendapatan usaha sebesar Rp4,75 triliun pada paruh pertama tahun 2026. Angka ini ditopang oleh pendapatan penjualan yang berkontribusi sekitar 79 persen dari total pendapatan.

Direktur BSDE Hermawan Wijaya mengatakan, kinerja tersebut menunjukkan kualitas pendapatan usaha yang solid melalui diversifikasi sumber pendapatan. Menurutnya, pertumbuhan pendapatan berulang yang konsisten serta peningkatan profitabilitas mencerminkan fundamental operasional yang tetap kuat, meski pengakuan pendapatan penjualan mengalami normalisasi dibandingkan tahun sebelumnya.

"Kontributor utama pendapatan usaha masih berasal dari pendapatan penjualan (development revenue) sebesar Rp3,75 triliun, yang didukung oleh penjualan produk residensial, lahan, dan komersial," ujar Hermawan dalam keterangan resmi, Minggu (2/8/2026).

Dari sisi pendapatan berulang, perseroan mencatatkan kontribusi sebesar 21 persen dari total pendapatan. Segmen ini terus menunjukkan pertumbuhan, seiring dengan peningkatan pendapatan sewa, pengelolaan gedung, telekomunikasi, hotel, arena rekreasi, dan jalan tol.

Sepanjang enam bulan pertama tahun ini, BSDE membukukan laba kotor Rp3,16 triliun dengan marjin laba kotor meningkat menjadi 67 persen, dibandingkan 64 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan marjin terjadi di seluruh segmen, baik pendapatan penjualan maupun pendapatan berulang, yang mencerminkan efektivitas strategi perusahaan dalam menjaga efisiensi operasional dan kualitas pengembangan proyek.

Adapun segmen komersial mencatatkan pendapatan Rp1,59 triliun, relatif stabil dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pendapatan tersebut terutama berasal dari pengakuan penjualan ruko West Village, Northridge Ultimate, dan Delrey Business Townhouse di BSD City.

Sementara itu, pendapatan berulang tumbuh 19 persen secara tahunan menjadi Rp1,00 triliun. Pendapatan sewa sendiri meningkat 19 persen menjadi Rp592 miliar, didukung oleh pertumbuhan penyewaan ruang kantor dan pusat perbelanjaan.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags