Tim Nasional Voli Putri Indonesia mengawali langkah di ajang AVC Women’s Volleyball Cup 2026 dengan kemenangan perdana. Berlaga di Candon City Arena, Filipina, pada Sabtu (6/6/2026), skuad Merah Putih menundukkan Iran dengan skor 3-1 melalui pertarungan sengit yang berlangsung dalam empat set.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Indonesia di fase grup sekaligus menegaskan daya saing tim di kancah Asia. Meski harus tampil tanpa Megawati Hangestri Pertiwi yang telah memutuskan mundur dari tim nasional, pasukan asuhan Marcos Sugiyama tetap menunjukkan permainan solid dan penuh determinasi.
Sejak set pertama, Indonesia langsung mengambil inisiatif serangan. Kombinasi permainan cepat dan pertahanan rapat membuat Iran kesulitan mengembangkan pola permainan mereka. Alhasil, Indonesia menutup set pembuka dengan kemenangan telak 25-15.
Namun, Iran tidak tinggal diam. Pada set kedua, tim lawan meningkatkan tekanan melalui servis dan serangan dari sisi sayap. Strategi tersebut berhasil mengganggu penerimaan bola Indonesia, sehingga Iran mampu menyamakan kedudukan setelah menang 25-21.
Memasuki set ketiga, Indonesia kembali menemukan ritme terbaiknya. Duet Medi Yoku dan Arsela Nuari tampil impresif dalam membongkar pertahanan Iran. Serangan efektif yang dibangun melalui distribusi bola dari setter Tisya Amallya membawa Indonesia unggul 25-21.
Pertandingan semakin memanas pada set keempat. Kedua tim saling kejar poin hingga memasuki fase krusial. Namun, ketenangan para pemain Indonesia dalam melakukan blok dan serangan balik menjadi faktor pembeda. Indonesia akhirnya menutup set dengan skor 25-22 sekaligus memastikan kemenangan 3-1.
Pelatih Marcos Sugiyama menurunkan komposisi pemain utama yang terdiri dari Medi Yoku, Arsela Nuari, dan Ersandrina Devega sebagai attacker. Tisya Amallya bertugas sebagai setter, Chelsa Berliana mengisi posisi middle blocker, sementara Indah Guretn menjadi libero andalan tim.
Tambahan tiga poin dari kemenangan ini membuat Indonesia menempati posisi ketiga klasemen sementara Grup B. Indonesia mengoleksi poin yang sama dengan Vietnam dan Kazakhstan, namun masih kalah dalam rasio set yang menjadi penentu peringkat.
Hasil positif atas Iran menjadi sinyal bahwa Timnas Voli Putri Indonesia tetap kompetitif meski tanpa beberapa pemain senior. Konsistensi permainan dan kekompakan tim akan menjadi modal penting dalam menghadapi pertandingan berikutnya di AVC Women’s Volleyball Cup 2026.
Artikel Terkait
Jonatan Christie Akhirnya Tembus Final Indonesia Open 2026, Hadapi Kejutan Asal Kanada
Kuasa Hukum Roy Suryo Sebut Berkas Perkara Ijazah Jokowi Gugur Secara Administrasi
Amanda Manopo dan Kenny Austin Umumkan Kelahiran Anak Pertama, Bayi Laki-Laki Bernama Zac
Tokoh Sepuh NU Kiai Manarul Hidayat Restui Gus Hery Maju Calon Ketua Umum PBNU