Nah, soal digitalisasi, pemerintah ternyata sudah bergerak cepat. Untuk tahun 2025 saja, sudah ada 288.865 panel interaktif yang dibagikan ke berbagai sekolah. Ini adalah upaya nyata menggenjot transformasi belajar mengajar.
Lalu, kapan semua program ini tuntas? Mu'ti punya target yang jelas. Ia berharap seluruh proses pembangunan dan revitalisasi bisa rampung paling lambat akhir Januari 2026.
“Sehingga mudah-mudahan pada bulan Februari nanti semua sudah dapat digunakan sepenuhnya untuk pembelajaran yang berkualitas,” pungkasnya penuh harap.
Jadi, dalam hitungan bulan ke depan, diharapkan wajah pendidikan dasar dan menengah kita semakin cerah. Baik dari segi fasilitas fisik, teknologi, maupun kualitas gurunya.
Artikel Terkait
Idrus Marham Peringatkan Bahaya Narasi Provokatif bagi Stabilitas Nasional
Komisi III DPR Desak Kejagung Perluas Penyidikan Pelanggaran di Kejari Karo
Timnas Futsal Indonesia Hajar Brunei 7-0 di Pembuka ASEAN Championship
Analis: Kekuatan Militer Iran yang Tak Terduga Buat Perang dengan AS-Israel Berkepanjangan