Penangkapan ini sendiri bukan tanpa alasan. Pemerintah AS mendakwa Maduro terlibat dalam konspirasi narkoterorisme. Dakwaan berat yang sudah lama mengincarnya.
Menurut laporan CNN, Maduro tidak sendirian. Ia ditahan bersama istrinya, dan mereka berdua ditempatkan di ruang perwira kapal USS Iwo Jima. Kapal serbu amfibi itu konon sudah berlayar di perairan Karibia sejak hari Natal lalu.
"Melihat Maduro, saya rasa ia ditempatkan di ruang kecil dengan dua tempat tidur. Satu untuk dirinya, dan satu untuk istrinya, mungkin ada kamar mandi dan akomodasi lainnya,"
Begitu kata James Stavridis, mantan Komandan Tertinggi Armada Gabungan NATO, yang memberikan analisisnya kepada CNN. Situasinya jelas: ini bukan penahanan biasa. Sebuah gambar yang berbicara lebih keras dari ribuan kata, diunggah langsung oleh tokoh yang paling sering jadi berita.
Artikel Terkait
Mentan Ancam Alihkan Anggaran Daerah yang Tak Serius Cetak Sawah
Komnas HAM Tegaskan Kritik Kebijakan Pemerintah Adalah Hak yang Harus Dijamin
Laporan Ungkap Aliran Dana Terduga Teroris Lewat Binance, Pegawai Penyelidik Malah Diberhentikan
Tren Bukber Ramadan di Makassar Beralih ke Restoran dengan Konsep Estetik