Pemangku Hak Ulayat Dairi Dukung Penuh Operasional PT Dairi Prima Mineral
PT Dairi Prima Mineral (DPM) telah menggelar pertemuan penting dengan para pemangku hak ulayat dari seluruh Kabupaten Dairi. Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat komunikasi dan membangun sinergi yang erat antara perusahaan dan masyarakat adat.
Komitmen Dukungan dari Masyarakat Adat
Dalam pertemuan tersebut, para pemangku hak ulayat secara resmi menyatakan dukungan penuh mereka terhadap rencana pembukaan dan operasional PT DPM. Salah satu tokoh masyarakat, Sahbin Cibro, menegaskan bahwa masyarakat adat siap untuk bekerja sama.
"Kami mendukung keberadaan PT DPM karena kami percaya, bila dikelola dengan baik dan transparan, perusahaan ini akan membuka peluang besar bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Dairi," ujar Sahbin Cibro, yang hadir sebagai perwakilan pemangku hak ulayat.
Harapan untuk Manfaat Nyata bagi Masyarakat Dairi
Dukungan ini diberikan dengan harapan bahwa PT DPM dapat memberikan manfaat nyata, khususnya dalam bidang ekonomi, pembangunan infrastruktur, dan membuka kesempatan kerja seluas-luasnya bagi masyarakat sekitar.
Komitmen PT DPM terhadap Lingkungan dan Masyarakat
Menanggapi dukungan ini, pihak manajemen PT DPM menyambut baik dan menegaskan komitmennya. Baiq Idayani, Superintendent Hubungan Masyarakat PT DPM, menyatakan komitmen perusahaan untuk menjalankan operasi secara bertanggung jawab.
"Kami berterima kasih atas kepercayaan dan dukungan masyarakat. PT DPM berkomitmen untuk terus menjaga lingkungan, menghormati hak ulayat, serta berkontribusi bagi pembangunan ekonomi dan sosial di Kabupaten Dairi," tegas Baiq Idayani.
Penandatanganan Pernyataan Dukungan
Pertemuan yang dihadiri oleh berbagai perwakilan marga dan tokoh masyarakat ini diakhiri dengan penandatanganan pernyataan dukungan resmi. Ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk mendorong pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan di wilayah Dairi.
Artikel Terkait
Indofarma Ekspor Lima Kontainer Produk Farmasi ke Afghanistan, Perkuat Pasar Global
Esa Medika Lepas 30% Saham ke Publik, Targetkan Dana Hingga Rp269 Miliar
Bank Panin Bagikan Dividen Rp1,01 Triliun, Setara Rp42 Per Saham
Rupiah Tertekan Dolar AS, Diprediksi Bergerak di Rentang Rp17.600-Rp18.000 Pekan Depan