Jakarta Dunia musik rock dan metal kembali berduka. Jumat malam, 13 Maret 2026, menjadi hari yang kelam. Phil Campbell, gitaris legendaris yang namanya melekat kuat dengan band kultus Motörhead, dikabarkan meninggal dunia.
Kabar ini pertama kali dikonfirmasi oleh pihak keluarga. Dalam pernyataan resmi, diungkapkan bahwa Philip Anthony Campbell itu sempat menjalani masa kritis di rumah sakit. Penyebabnya adalah komplikasi pasca sebuah operasi besar yang dijalaninya. Ia akhirnya mengembuskan napas terakhir di sana.
Tak lama setelahnya, ucapan belasungkawa resmi pun mengalir dari akun Instagram Motörhead pada Sabtu malam.
"Kami tidak percaya harus mengatakan ini. Dengan kesedihan yang mendalam, kami harus menyampaikan bahwa Philip Anthony Campbell telah berpulang,"
Begitu bunyi penggalan pernyataan itu, membuka kabar duka yang begitu mengejutkan para penggemar di seluruh dunia.
Perjalanan Campbell bersama Motörhead sendiri adalah sebuah legenda. Ia resmi bergabung pada 1984, lalu membentuk formasi klasik yang tak terlupakan bersama Lemmy Kilmister dan Mikkey Dee. Selama lebih dari tiga dekade, jari-jemarinya merajut riff gitar yang keras, cepat, dan penuh amarah menjadi tulang punggung suara Motörhead yang khas.
Motörhead dengan jelas menyebut pengaruhnya sangat besar. "Ia adalah gitaris Motörhead selama 31 tahun menjadikannya anggota dengan masa bakti terlama selain Lemmy Kilmister sejak bergabung pada 1984," tulis mereka. Itu adalah komitmen yang luar biasa.
Namun begitu, kisahnya tidak berhenti saat Lemmy berpulang pada 2015. Campbell justru bangkit dan membentuk band baru, Phil Campbell and the Bastard Sons, bersama ketiga putranya: Todd, Dane, dan Tyla. Bersama mereka, semangat bermusiknya terus hidup. Ia masih tur ke berbagai negara, tetap memainkan musik yang dicintainya hingga tahun-tahun terakhir.
Dalam kenangan, Motörhead melukiskannya bukan sekadar sebagai musisi brilian.
"Phil adalah gitaris, penulis lagu, performer, dan musisi yang luar biasa seseorang yang benar-benar memiliki Motörhead dalam aliran darahnya. Ia selalu memimpin dengan bakat gitarnya, membawa selera humor yang hebat, namun yang paling utama, Phil menjalani semuanya dengan hati,"
Itulah sosok yang mereka kenang. Seorang yang mencintai hidup dan energinya selalu menular.
Pernyataan itu ditutup dengan kalimat mengharukan: "Dengan penuh cinta, selamat jalan Phil. Dunia baru saja kehilangan seberkas cahaya yang begitu besar, dan kami sangat terpukul."
Sebuah era benar-benar telah berakhir. Kini, ia kembali bersatu dengan Lemmy di alam lain, meninggalkan warisan musik yang akan terus menggema.
Artikel Terkait
Kepala Dinas di Pandeglang Tabrak Siswa SD hingga Tewas, Polisi Periksa Pengemudi yang Pakai Selang Oksigen
Ubaya Sapu Bersih Gelar Juara Campus League Basketball 2026 Regional Surabaya
Polri Siap Tugaskan Personel di Arab Saudi untuk Perkuat Perlindungan Jemaah Haji
Mantan Direktur SMP Kemendikbudristek Divonis 4,5 Tahun Penjara atas Korupsi Pengadaan Chromebook