Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, punya kabar baru soal sistem pemidanaan. Mulai Januari 2026 nanti, pelaku kejahatan tertentu mungkin tak perlu lagi mendekam di balik jeruji besi. Mereka bisa diganjar hukuman kerja sosial. Kebijakan ini bakal jalan beriringan dengan pemberlakuan KUHP baru yang dimulai pada 2 Januari 2026.
“Nanti kita tunggu berlakunya KUHP baru, 2 Januari,” ujar Agus di Jakarta, Kamis kemarin.
Ia menegaskan, langkah ini bukan sekadar ganti hukuman. Ini bagian dari upaya reformasi yang lebih besar. Sistem pemidanaan mau diarahkan agar lebih memulihkan dan punya manfaat nyata buat masyarakat. Jadi, bukan cuma menghukum, tapi juga memperbaiki.
Persiapan di lapangan sudah digarap. Menurut Agus, sudah ada koordinasi intens antara lembaga pemasyarakatan, rumah tahanan, dan pemerintah daerah. Tujuannya jelas: memastikan semuanya siap ketika waktunya tiba.
“Nanti hasil koordinasi para Kalapas, Karutan dengan pemerintah daerah ini sudah membuat beberapa alternatif tempat dan jenis pekerjaan yang dikerjakan,” jelasnya.
Artikel Terkait
HUT Bone ke-696 Jadi Momentum Genjot Pembangunan Infrastruktur
Kiai Ilyas Desak Penyelesaian Kasus KM 50 dan Vina dalam Istighotsah Kubro Cirebon
Cooper Flagg Cetak 45 Poin, Bawa Mavericks Taklukkan Lakers di Laga Sengit
Pengendara Motor Tewas Tabrakan dengan Bus Damri di Sarmi, Warga Sempat Blokir Jalan