Pengendara Motor Tewas Tabrakan dengan Bus Damri di Sarmi, Warga Sempat Blokir Jalan

- Senin, 06 April 2026 | 10:15 WIB
Pengendara Motor Tewas Tabrakan dengan Bus Damri di Sarmi, Warga Sempat Blokir Jalan

Malam Sabtu di Sarmi berubah mencekam. Seorang pengendara motor tewas di Kampung Nengke, Distrik Pantai Timur, setelah kendaraannya bertabrakan keras dengan sebuah bus Damri. Peristiwa naas itu terjadi tanggal 4 April 2026, dan korban dikabarkan meninggal dunia di tempat kejadian.

Tabrakan antara bus rute Jayapura-Sarmi dan sepeda motor itu langsung memicu suasana tegang. Warga yang mengetahui kejadian itu pun berkerumun, suasana jadi makin panas.

Merespon insiden, personel gabungan Polres Sarmi langsung bergerak. Mereka berasal dari Sat Lantas, Pos Shelter Samapta, dan Polsek Pantai Timur. Di lokasi, pengamanan dan pengumpulan data segera dilakukan di bawah pimpinan KBO Reskrim Ipda Syamsudin dan Kapolsek Pantai Timur Ipda Nikholas Aragay.

Ketegangan ternyata belum reda. Emosi warga akhirnya meluap dalam bentuk aksi pemalangan jalan di Jembatan Kampung Dabe. Aksi ini, tentu saja, bikin arus lalu lintas macet total.

Namun begitu, aparat tak tinggal diam. Negosiasi persuasif akhirnya berhasil meredakan keadaan. Warga membubarkan blokadenya, dan lalu lintas pelan-pelan kembali normal.

Sementara situasi kondusif, tim dari Sat Lantas mulai bekerja. Mereka mengolah TKP untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi. Pimpinan di lapangan adalah Kanit Laka, Aiptu Silas Taiwor.

Dari penyelidikan sementara, terungkap kronologinya. Sepeda motor bernopol PA 6729 RF dikendarai korban berinisial BFT, melaju dari Nengke menuju Dabe. Sementara itu, bus Damri PA 7902 AG datang dari arah berlawanan, dari Sarmi menuju Jayapura.

Editor: Yuliana Sari


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar