Begitu masuk, pemeriksaan keamanan juga berjalan ketat. Setiap tas penumpang harus melalui mesin X-ray sebelum mereka boleh turun ke peron. Prosedur standar, tapi penting di malam seperti ini.
Tak hanya MRT, Stasiun KRL Sudirman juga terlihat ramai. Tampak antrean di depan pintu tap in, walau kepadatannya masih terbilang wajar. Di sisi lain, situasi justru berbeda di Halte Transjakarta Bundaran HI. Halte itu terlihat relatif sepi.
Padahal, layanan Transjakarta sudah kembali beroperasi penuh di sepanjang koridor Sudirman-Thamrin untuk mengangkut warga usai berpesta.
Kesiapan transportasi umum ini sebenarnya sudah diumumkan sebelumnya. Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyiapkan operasional khusus untuk TransJakarta, MRT, dan LRT selama malam tahun baru. Untuk TransJakarta, ada 48 rute yang beroperasi dari 31 Desember sampai 1 Januari, mulai pukul 05.00 hingga 18.00 WIB.
Sementara MRT Jakarta beroperasi lebih lama. Layanannya membentang dari pukul 05.00 WIB hingga jauh ke dini hari, pukul 02.00 WIB.
“Pola Operasi MRT Jakarta pada Perayaan Malam Tahun Baru 2026 tanggal 31 Desember 2025 mulai pukul 05.00 WIB sampai dengan 1 Januari 2026 pukul 02.00 WIB dengan headway flat 10 menit, kecuali pukul 00.00–02.00 WIB dengan headway 5 menit,” jelas Syafrin, melengkapi informasi.
Artikel Terkait
Kejari Barru Resmikan Mess Pegawai 16 Kamar, Dukung Program Zero Indekos
Barcelona Tumbang 0-2 dari Atletico Madrid di Leg Pertama Perempat Final
Imigrasi Ngurah Rai Deportasi Pimpinan Sindikat Pencucian Uang yang Masuk Daftar Interpol
Polisi Ungkap Motif Judi Online di Balik Pembunuhan dan Mutilasi Ibu Kandung di Lahat