Barru, Rabu (8/4/2026) – Suasana di Kejaksaan Negeri Barru pagi itu tampak berbeda. Ada semacam kehangatan di tengah acara seremonial peresmian mess pegawai baru. Fasilitas yang lama dinanti ini akhirnya bisa digunakan, menandai babak baru bagi para aparatur di sana.
Acara itu sendiri jadi momen penting. Hadir langsung Kajati Sulsel, Didik Farkhan Alisyahdi, dalam rangka kunjungan kerjanya. Tak sendirian, dia datang bersama rombongan dari IAD Wilayah Sulsel, termasuk istrinya, Ny. Ery Didik Farkhan. Tampak juga jajaran Forkopimda Barru dan pejabat daerah lainnya, memadati lokasi.
Mess yang kini berdiri itu adalah buah tangan Pemerintah Kabupaten Barru. Mereka mengucurkan anggaran hibah tahun 2025, sekitar Rp 2,5 miliar, untuk mewujudkannya. Hasilnya? Sebuah bangunan dengan 16 kamar yang siap dihuni.
“Saat ini kebutuhan hunian seluruh pegawai Kejari Barru telah terpenuhi,”
kata Kajari Barru, Erik Yudistira, dalam laporannya. Sebuah pernyataan yang pasti melegakan banyak pihak.
Di sisi lain, ini bukan sekadar soal tempat tinggal. Fasilitas ini adalah implementasi nyata dari program ‘Zero Indekos’ yang digaungkan Kejati Sulsel. Tujuannya jelas: memastikan setiap pegawai punya hunian layak agar bisa lebih fokus pada tugas. Kinerja diharapkan ikut terdongkrak.
Menariknya, dukungan datang dari berbagai penjuru. Selain anggaran pemda, Bank Sulselbar turut menyumbang melalui program CSR-nya. Mereka melengkapi kamar-kamar itu dengan tempat tidur dan gorden, hal-hal kecil yang justru bikin hunian terasa lebih hidup.
Artikel Terkait
Proyek Wisata Green Topejawa Mangkrak, Aktivis Desak Audit Total
Barcelona Tumbang 0-2 dari Atletico Madrid di Leg Pertama Perempat Final
Imigrasi Ngurah Rai Deportasi Pimpinan Sindikat Pencucian Uang yang Masuk Daftar Interpol
Polisi Ungkap Motif Judi Online di Balik Pembunuhan dan Mutilasi Ibu Kandung di Lahat