PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) memutuskan untuk membagikan dividen tunai kepada para pemegang sahamnya sebesar Rp278,78 miliar untuk tahun buku 2025, atau setara dengan Rp80 per lembar saham. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 22 Mei 2026.
Sepanjang tahun 2025, emiten produsen ban ini mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,24 triliun. Angka tersebut menunjukkan peningkatan sebesar 4,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp1,18 triliun. Kinerja positif ini terjadi meskipun pendapatan perusahaan mengalami sedikit tekanan.
Di sisi lain, penjualan bersih Gajah Tunggal pada tahun buku 2025 tercatat sebesar Rp17,66 triliun. Realisasi ini menurun sekitar dua persen dari perolehan tahun 2024 yang sebesar Rp18,03 triliun. Meskipun pendapatan terkoreksi, efisiensi operasional yang dijalankan perseroan mampu menjaga profitabilitas tetap tumbuh.
Bagi para investor yang ingin mendapatkan hak dividen, perusahaan telah menetapkan jadwal pencairan yang perlu dicermati. Cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi akan berlangsung pada 4 Juni 2026, sementara ex dividen di pasar yang sama jatuh pada 5 Juni 2026. Untuk pasar tunai, cum dividen ditetapkan pada 8 Juni 2026 dan ex dividen pada 9 Juni 2026.
Adapun tanggal daftar pemegang saham yang berhak atas dividen tunai ditetapkan pada 8 Juni 2026. Selanjutnya, pembayaran dividen akan dilakukan secara serentak pada 18 Juni 2026. Seluruh tahapan ini telah diumumkan secara resmi oleh manajemen perseroan sebagai bagian dari komitmen memberikan imbal hasil kepada pemegang saham.
Artikel Terkait
Mantan Anggota Ombudsman Yeka Hendra Fatika Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi Minyak Sawit
Menlu Sugiono di DK PBB: Penerapan Hukum Internasional yang Selektif Jadi Akar Krisis Global
Sembilan Kios Hangus Terbakar di Pasar Ciroyom Bandung, Tak Ada Korban Jiwa
Ratusan Pegawai Indomaret Demo Tolak Penggantian Upah Lembur Hari Libur Nasional dengan Cuti Tambahan