Di tengah Sidang Kabinet Paripurna yang digelar di Istana Negara, Senin lalu, Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk menangani daerah-daerah yang porak-poranda akibat bencana di Sumatera. Harapannya jelas: kehidupan warga di sana bisa pulih dan kembali normal secepat mungkin.
“Akses jalan darat sebagian besar telah pulih,” ujarnya.
Namun begitu, Prabowo mengakui bahwa tantangan belum sepenuhnya berakhir. “Memang ada wilayah-wilayah tertentu yang masih terisolasi,” tambahnya. Ia pun meminta kesabaran semua pihak, karena pemulihan total bukan perkara singkat.
“Kita tidak bisa selesaikan dalam 3 hari, 4 hari, 5 hari. Mungkin, mungkin 2, 3 bulan aktivitas akan benar-benar normal,” sambungnya.
Di sisi lain, penyaluran bantuan terus digenjot. Tak cuma logistik, pemerintah pusat juga sudah mengucurkan anggaran darurat. Prabowo rinci, setiap gubernur di daerah terdampak langsung diperintahkan mengirim dana operasional taktis senilai Rp 20 miliar.
Artikel Terkait
Misteri Kematian Lula Lahfah: Kasus Ditutup Tanpa Autopsi
Kejagung Geledah Rumah Siti Nurbaya, Selidiki Dugaan Pelanggaran Tata Kelola Sawit
Kudus Heboh, Ratusan Siswa Keracunan Menu Bergizi dari Sekolah
Korban Terakhir Longsor Desa Bongas Ditemukan, Operasi SAR Resmi Ditutup