Eropa dibuat ternganga lagi. Bodo/Glimt, klub kecil dari Norwegia itu, berhasil melaju ke babak playoff Liga Champions. Ini bukan kebetulan, tapi kejutan beruntun yang mereka torehkan.
Setelah sebelumnya menaklukkan Manchester City dengan skor 3-1, mereka datang ke markas Atletico Madrid. Hasilnya? Kemenangan 2-1 di Stadion Metropolitano. Kemenangan ini bukan cuma soal tiket, tapi juga membuat Atletico harus ikut lewat jalur playoff. Sungguh pencapaian yang luar biasa.
Di sisi lain, Atletico sebenarnya memulai pertandingan dengan baik. Mereka unggul lebih dulu lewat Alexander Sorloth yang memanfaatkan umpan silang David Hancko. Sorotan tajam ke gawang Bodo/Glimt membuat suporter tuan rumah bersorak.
Mereka bahkan nyaris menambah gol. Tapi, usaha Pablo Barrios ditepis kiper tamu, Nikita Haikin. Lalu ada sundulan Nico Gonzalez yang melenceng. Peluang-peluang itu sayangnya tak jadi gol.
Dan momentum pun berbalik. Sepuluh menit sebelum turun minum, Fredrik Sjovold berhasil menyamakan kedudukan. Gol itu seperti tamparan bagi Atletico dan suntikan semangat bagi tim tamu.
Babak kedua, Atletico mencoba bangkit. Tekanan mereka kembali datang. Haikin lagi-lagi jadi penghalang, dengan penyelamatan brilian menghadapi sundulan Gonzalez. Julian Alvarez juga gagal memanfaatkan peluang, sundulannya melebar.
Namun begitu, justru Bodo/Glimt yang mencetak gol penentu. Di menit ke-60, situasi kacau terjadi di depan gawang Oblak. Tembakan pertama Kasper Hogh masih bisa ditepis, tapi bola liar tak berhasil diamankan bek Atletico. Hogh, dengan refleks cepat, menyambar dan menjebol gawang.
Nama Kasper Hogh memang sedang panas. Pemain yang mencetak brace melawan City pekan lalu itu kembali jadi pahlawan. Golnya di Madrid ini memastikan kemenangan bersejarah.
Kini, perjalanan mereka terus berlanjut. Tim dari Lingkaran Arktik ini benar-benar jadi kuda hitam yang menakutkan. Siapa sangka? Di panggung elite Eropa, dongeng Bodo/Glimt masih terus ditulis.
Artikel Terkait
Persib Bandung Balikkan Keadaan, Kalahkan Bhayangkara 4-2 dan Rebut Puncak Klasemen dari Borneo FC
Tim Uber Indonesia Kalahkan Denmark, Tantang Korea Selatan di Semifinal
Pedrosa Prediksi Duel Bezzecchi vs Marquez di MotoGP 2026, Martin Jadi Kuda Hitam
Bruno Moreira Diuji di Empat Laga Sisa: Kapten Persebaya Harus Buktikan Diri di Tengah Standar Tinggi Bernardo Tavares