JAKARTA – Ada yang menarik dari jadwal puasa Ayyamul Bidh tahun 2026 nanti. Tepatnya di bulan Mei, pelaksanaannya jatuh pada hari Jumat. Nah, ini yang bikin sebagian umat Islam bertanya-tanya: gimana sih hukumnya puasa sunnah di hari Jumat? Soalnya kan Jumat itu udah dikenal sebagai hari raya mingguan buat kita umat Muslim.
Biar lebih jelas, puasa Ayyamul Bidh kali ini masuk dalam bulan Dzulqa'dah 1447 H. Perlu diingat, Dzulqa'dah itu bukan bulan sembarangan. Dia termasuk salah satu dari empat bulan haram bulan yang dimuliakan dan sangat dianjurkan buat memperbanyak ibadah. Termasuk puasa, tentunya.
Tapi, balik lagi ke soal hari Jumat. Dalam kitab-kitab fikih, ada bahasan khusus soal larangan mengkhususkan puasa di hari tersebut. Isnan Ansory lewat bukunya yang berjudul Puasa Antara yang Masyru dan Tidak Masyru nerangin, para ulama sepakat bahwa mengkhususkan Jumat buat puasa itu hukumnya makruh. Dasarnya kuat, dari hadits riwayat Imam Muslim. Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu cerita, Rasulullah SAW bersabda:
“Janganlah kalian khususkan hari Jumat dengan berpuasa, kecuali jika kalian telah berpuasa sebelumnya atau setelahnya.”
Lantas, kapan hukum makruh itu hilang? Ada beberapa kondisi. Misalnya, kalau puasa di hari Jumat itu bertepatan dengan puasa sunnah lain yang udah rutin dilakukan. Contohnya ya Ayyamul Bidh ini, atau puasa Daud, puasa Asyura, dan semacamnya. Selain itu, kemakruhan juga gugur kalau puasa Jumat itu disambung dengan hari lain entah Kamis sebelumnya atau Sabtu sesudahnya.
Nah, soal keutamaan puasa di bulan Dzulqa'dah, Ustaz Muhammad Ajib MA dari Rumah Fiqih Indonesia ngasih penjelasan. Menurut dia, puasa di bulan-bulan haram Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharam, dan Rajab itu amalan yang sangat dianjurkan. Dalam mazhab Syafi'iyah, disebut mustahab. Dan ini juga sejalan sama pandangan mayoritas ulama dari mazhab Hanafi, Maliki, dan Hambali. Mereka sepakat soal kesunnahan puasa di bulan-bulan mulia tersebut.
Jadi, kesimpulannya? Puasa Ayyamul Bidh pada Mei 2026 yang kebetulan jatuh di hari Jumat itu tetap sah dan nggak makruh. Soalnya, dia bertepatan dengan jadwal puasa sunnah rutin di bulan yang memang dimuliakan Allah. Nggak ada masalah, kok.
Artikel Terkait
Cuaca Panas dan Polusi Melemahkan Sistem Imun, Masyarakat Diimbau Lebih Waspada
Kris Dayanti Pukau Penonton di Womens Inspiration Awards 2026 dengan Pesan Pemberdayaan Perempuan
Andre Taulany Buka Suara soal Kasus Dugaan Penganiayaan Mantan Istri, Pilih Tak Banyak Komentar
Kuasa Hukum Nikita Mirzani Minta Dirjen Pajak Audit Penghasilan Rp6,7 Miliar Reza Gladys