Prabowo Dorong Perluasan Akses Tenaga Kerja Indonesia ke Sektor Teknologi Tinggi di Jerman

- Senin, 15 Juni 2026 | 15:00 WIB
Prabowo Dorong Perluasan Akses Tenaga Kerja Indonesia ke Sektor Teknologi Tinggi di Jerman

Pemerintah Indonesia menyatakan keinginannya untuk memperluas akses pasar kerja bagi tenaga kerja nasional di Jerman, tidak hanya pada sektor perawatan kesehatan tetapi juga merambah ke bidang teknologi tinggi. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dalam konferensi pers bersama Presiden Republik Federal Jerman, Frank-Walter Steinmeier, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 5 Mei 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo secara khusus mengapresiasi penandatanganan nota kesepahaman berupa Letter of Intent mengenai Kemitraan Keterampilan Global di bidang keperawatan. Menurutnya, kerja sama ini menjadi langkah awal yang positif, dan Indonesia berharap dapat melangkah lebih jauh dengan membuka peluang kerja di sektor teknologi tinggi bagi warga negara Indonesia di Jerman.

"Di bidang tenaga kerja kesehatan, kami sangat apresiasi penandatanganan Letter of Intent mengenai Global Skills Partnership di bidang keperawatan. Indonesia juga ingin memperluas peluang kerja bagi tenaga kerja Indonesia di Jerman termasuk di sektor teknologi tingkat tinggi," ujar Prabowo dalam pernyataan resminya.

Di luar agenda ketenagakerjaan, pertemuan kedua kepala negara juga menyoroti isu geopolitik global. Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa dirinya dan Presiden Steinmeier memiliki pandangan yang serupa mengenai perlunya penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi dan perundingan. Ia menegaskan bahwa Indonesia dan Jerman akan terus memperkuat kolaborasi di bidang diplomasi untuk menjaga perdamaian dan stabilitas dunia.

"Presiden Steinmeier dan saya juga sependapat bahwa semua konflik harus diselesaikan melalui perundingan dan kita bekerja sama di bidang diplomasi untuk meningkatkan dan memastikan perdamaian dan stabilitas global," kata Prabowo.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menyoroti pentingnya peran aktif Jerman di panggung internasional. Ia menilai bahwa Jerman perlu mengambil posisi yang lebih signifikan dalam berbagai isu global. Menurutnya, Indonesia sangat membutuhkan kemitraan yang erat tidak hanya dengan Jerman, tetapi juga dengan negara-negara Eropa secara keseluruhan.

"Saya sangat berkeyakinan bahwa Jerman harus memainkan peran yang lebih aktif dan lebih penting karena kami butuh kemitraan yang baik dengan Jerman dan dengan Eropa. Kunjungan Presiden Jerman kali ini adalah tanda bahwa hubungan itu sangat penting," pungkasnya.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar