Celtic Hadapi LASK di Play-off Liga Champions, Lolos atau Gagal Total

- Selasa, 04 Agustus 2026 | 04:45 WIB
Celtic Hadapi LASK di Play-off Liga Champions, Lolos atau Gagal Total

Juara Liga Utama Skotlandia, Celtic, akan berhadapan dengan juara Austria, LASK, pada babak play-off Liga Champions. Undian yang berlangsung di Nyon, Swiss, Senin (3/8/2026) menempatkan Celtic menjalani leg pertama di kandang sendiri pada 18 atau 19 Agustus 2026, sebelum bertandang sepekan kemudian.

Dua leg ini menjadi penentu nasib Celtic untuk melaju ke fase liga. Jika kalah, skuad asuhan Martin O'Neill akan terlempar ke fase liga Europa League. Padahal, kelolosan ke fase liga berpotensi mendatangkan pemasukan hingga 40 juta poundsterling, angka yang sangat krusial bagi keuangan klub Skotlandia tersebut.

LASK sendiri lolos ke play-off setelah menjuarai Liga Austria musim lalu, gelar domestik kedua sepanjang sejarah klub dan yang pertama sejak 1965. Meski peringkat koefisien LASK lebih rendah dibanding Celje, kompetisi Liga Austria berada di peringkat yang jauh lebih tinggi ketimbang Slovenia.

Mantan CEO Aberdeen, Keith Wyness, menyoroti besarnya risiko finansial yang dihadapi Celtic. Ia juga menyayangkan kurangnya belanja pemain yang dilakukan jajaran direksi jelang laga krusial ini.

"Ini adalah segalanya bagi Celtic, dan ini yang saya katakan: mereka bisa saja mendatangkan dua pemain lagi seharga 10 juta poundsterling, dan masih bisa dengan mudah mendapatkan kembali uang itu dengan lolos ke babak grup," ujar Wyness.

Ia menambahkan bahwa kegagalan melangkah ke babak utama dapat memicu kemarahan besar dari para pendukung klub.

"Di babak grup yang layak, jika mereka tampil baik dan memenangkan beberapa pertandingan, mereka bisa melihat angka 40 juta poundsterling, dan itu mengubah hidup di sepak bola Skotlandia. Itu adalah sesuatu yang tidak mungkin Anda dapatkan di dalam negeri," kata Wyness.

Wyness menegaskan bahwa ketidakpastian ini menempatkan posisi klub dalam tekanan tinggi dari para suporter. "Ada beberapa tim sulit di sana, dan ini situasi yang sulit bagi Celtic. Seluruh musim bergantung pada hal ini bagi mereka secara finansial dan lainnya. Dan saya tidak tahu mengapa jajaran direksi tidak berusaha lebih awal untuk mendapatkan skuad yang lebih kuat," ujarnya.

Ia juga mengingatkan potensi pergolakan di internal klub apabila hasil buruk kembali terulang. "Dua pemain berkualitas lainnya bisa saja masuk, memiliki kesempatan untuk beradaptasi dan mendapatkan dua atau tiga minggu sebelum pertandingan-pertandingan tersebut. Itulah yang sangat saya khawatirkan," kata Wyness.

Menurutnya, babak undian ini memegang peranan sangat penting bagi perjalanan Celtic. "Saya memperhatikan hal ini dengan sangat cermat. Undian akan menjadi kunci. Undian bisa saja beruntung bagi mereka. Namun kita semua tahu bahwa beberapa dari tim-tim ini telah menyusun diri dengan sangat baik; mereka telah memainkan beberapa pertandingan lebih banyak daripada Celtic, jadi ini tidak akan mudah," ucapnya.

Ia menggarisbawahi dampak besar dari hasil akhir babak kualifikasi ini. "Jika O'Neill menavigasi ini dan mereka masuk ke babak grup, maka semua orang akan bahagia. Tetapi jika mereka tidak berhasil, siap-siap melihat kembang api di Celtic. Akan ada revolusi. Saya beri tahu Anda, itu akan cukup untuk membuat para penggemar benar-benar melampaui batas," tegas Wyness.

Sementara itu, wakil Skotlandia lainnya di kualifikasi Europa League, Rangers, bakal berhadapan dengan Larne asal Irlandia Utara atau Iberia Tbilisi dari Georgia jika berhasil mengatasi Jagiellonia Bialystok dari Polandia. Apabila tersingkir, Rangers akan bertemu Jablonec atau RFS di Conference League.

Heart of Midlothian yang terlempar ke kualifikasi Europa League setelah dikalahkan Sturm Graz akan menantang AGF Aarhus atau Sabah jika menang atas Benfica. Jika kalah, Hearts dijadwalkan bertanding melawan Paide Linnameeskond atau Rapid Vienna di Conference League. Motherwell dijadwalkan bertemu wakil Jerman Freiburg jika melewati HJK Helsinki, sedangkan Hibernian bersiap menghadapi IFK Gothenburg atau Gent apabila sukses menyingkirkan Shkendija.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags