“Panitia saat ini telah melakukan evakuasi kepada dua korban tersebut ke RSUD Karanganyar,” kata Tony.
Ini benar-benar kejadian yang tak terduga. Sejak pertama digelar tahun 2019 sempat terhenti pandemi lalu kembali pada 2022 belum pernah ada insiden serupa. Baru kali ini peserta meninggal dunia.
“Kejadian ini merupakan kejadian perdana selama penyelenggaraan Siksorogo. Total sebanyak 5.700 pelari dari dalam hingga luar negeri dengan total hadiah mencapai Rp 20 miliar hadir di acara ini,” ucap dia.
Di sisi lain, kepolisian setempat telah turun tangan. Kapolsek Tawangmangu, AKP Eling Adi Utomo, mengonfirmasi bahwa pihaknya sedang memproses TKP.
“Kami koordinasi dengan panitia atas kejadian ini dan melakukan olah TKP di lokasi kejadian,” pungkasnya.
Suasana duka kini menyelimuti event yang seharusnya penuh semangat dan prestasi itu.
Artikel Terkait
Bima Arya Gelar Rapat Kunci, Siapkan Panggung APCAT Summit 2026 di Jakarta
Hakim Bebaskan Admin Mahasiswa karena Dakwaan Aplikasi Canva atau Lainnya Dinilai Tak Jelas
Pawang Hujan Klaim Diundang, Keraton Yogyakarta Tegaskan Ritual Labuhan Murni Urusan Abdi Dalem
Gelombang WNI Berbondong-bondong Minta Pulang dari Kamboja, Dua Hari Bertambah 388 Orang