Kabarnya, dua pelari tewas saat mengikuti Siksorogo Lawu Ultra 2025 di Karanganyar, Minggu lalu. Mereka diduga kuat mengalami serangan jantung di tengah jalur lomba yang menantang di Lereng Gunung Lawu itu.
Menurut Tony Hatmoko dari Dewan Pembina Siksorogo, kedua korban adalah warga setempat. Puji, 55 tahun, dan Sigit Joko Purnomo yang berusia 45 tahun.
“Ya, benar ada dua orang pelari meninggal karena serangan jantung saat ikuti event lari Siksorogo Lawu Ultra 2025,” ujar Tony.
Dari informasi yang berhasil dihimpun, Puji terjatuh tak lama setelah menempuh 8 kilometer. Sementara Purnomo bertahan sedikit lebih jauh, sekitar 12 kilometer, sebelum akhirnya tumbang.
Event tahunan ini punya beragam kategori, mulai dari 7 KM hingga yang paling ekstrem, 120 KM. Sayangnya, kategori yang diikuti kedua pelari itu belum bisa dipastikan.
Tony menambahkan, proses evakuasi langsung dilakukan tim.
Artikel Terkait
Bima Arya Gelar Rapat Kunci, Siapkan Panggung APCAT Summit 2026 di Jakarta
Hakim Bebaskan Admin Mahasiswa karena Dakwaan Aplikasi Canva atau Lainnya Dinilai Tak Jelas
Pawang Hujan Klaim Diundang, Keraton Yogyakarta Tegaskan Ritual Labuhan Murni Urusan Abdi Dalem
Gelombang WNI Berbondong-bondong Minta Pulang dari Kamboja, Dua Hari Bertambah 388 Orang