Pakistan siap untuk berkontribusi pada Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) di Gaza, tapi dengan satu pengecualian besar: mereka "tak siap" untuk melucuti pejuang Palestina, termasuk Hamas.
Wakil Menteri Luar Negeri Pakistan, Ishaq Dar, bersikap blak-blakan dalam pernyataannya. "Kalau tujuan utama pasukan internasional itu adalah melucuti Hamas, ya kami enggak mau ikut. Itu bukan tugas kami," ujarnya dengan tegas.
Menurut Dar, tugas semacam itu seharusnya menjadi wewenang badan penegak hukum Palestina sendiri.
Di sisi lain, dia menegaskan bahwa jika misinya murni penjaga perdamaian, maka Islamabad dengan senang hati akan mengirimkan pasukan. "Perdana Menteri Shehbaz Sharif sebenarnya sudah setuju secara prinsip. Tapi kami baru akan putuskan setelah lihat acuan kerja dan mandatnya seperti apa," jelas Dar lagi. Rupanya, keputusan akhir masih menunggu detail operasional yang lebih jelas.
Artikel Terkait
Morowali dan Ancaman Republik dalam Republik di Bawah Rezim Jokowi
Dari Rongsokan Perang, Seorang Pemuda Gaza Sulap Tank Jadi Sumber Kehidupan
Polda Riau Kerahkan 250 Personel dan Bantuan Logistik untuk Korban Bencana Sumbar
Prabowo Diuji: Berani Urus Warisan Jokowi, Luhut, dan Zulkifli?