CIMAHI - Hanya butuh beberapa jam bagi polisi untuk menangkap pelaku pembunuhan seorang bocah SD di Bandung Barat. Korban, seorang anak berusia 12 tahun berinisial AS, ditemukan tewas bersimbah darah di rumah keluarganya di Kampung Warung Tiwu, Desa Cipatat, Selasa (3/3/2026) sore. Yang membuat kasus ini makin mencekam, pelaku ternyata adalah kakak tiri korban sendiri.
Kapolres Cimahi AKBP Niko N Adi Putra mengonfirmasi penangkapan itu. Tim gabungan Satreskrim Polres Cimahi dan Polsek Cipatat langsung bergerak usai laporan warga masuk.
“Anggota Satreskrim Polres Cimahi dan Polsek Cipatat sudah berhasil mengamankan terduga pelakunya,” ujar AKBP Niko, Rabu (4/3/2026).
Menurutnya, penangkapan berlangsung cepat. Pelaku sempat kabur ke Kabupaten Cianjur, tapi jejaknya tak bisa hilang. Polisi mengejar dan akhirnya menangkap sang kakak tiri itu. Dalam pelariannya, pelaku disebut membawa ponsel milik adiknya yang menjadi korban.
“Barang bukti HP milik korban yang dibawa terduga pelaku juga turut diamankan,” kata Niko menambahkan.
Soal motif? Itu masih jadi misteri. Pemeriksaan intensif masih terus dilakukan terhadap pelaku untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi di balik dinding rumah mereka.
“Untuk motifnya masih kami dalami karena terduga pelaku sekarang masih dalam pemeriksaan,” jelasnya.
Kisah bermula ketika sang ibu, Siti Sadiah (49), pulang dan mendapati pemandangan yang mustahil ia lupakan. Anak bungsunya terbaring tak bernyawa di lantai dua, tubuh penuh luka dan darah. Suasana pun langsung berubah jadi hiruk-pikuk.
Dadang Ansori, Ketua RW setempat, mendapat kabar duka itu sekitar pukul empat sore. Ia bersama Ketua RT langsung bergegas ke lokasi.
“Saya dikabari sama keluarga korban sekitar jam empat sore, dan sama Pa RT langsung ke rumahnya,” tutur Dadang.
Polisi segera dipanggil. Tak lama, TKP sudah dipagari garis polisi. Petugas sibuk mengolah tempat kejadian. Dari pemeriksaan sementara, korban mengalami luka sayatan di leher dan beberapa tusukan di bagian punggung. Sungguh mengerikan.
Malam harinya, tepat pukul 19.10 WIB, jasad korban akhirnya dievakuasi Tim Inafis. Jenazah dibawa ke rumah sakit untuk autopsi, menguak lebih dalam tragedi yang menyayat hati ini.
Artikel Terkait
Marc Marquez Sempurnakan Hattrick di MotoGP Hungaria 2026, Acosta dan Bagnaia Podium
Indra/Joaquin Runner-Up Indonesia Open 2026, Tembus 10 Besar Dunia
Siswi SMA Hilang Terseret Ombak di Tebing Pantai Apparalang Bulukumba
ICW Desak KPK Periksa Menteri Agus Andrianto dalam Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA