Mediasi itu ternyata membuahkan hasil. Keluarga korban memutuskan untuk memaafkan para pelaku. Keputusan yang mungkin berat, tapi diambil demi penyelesaian yang lebih baik.
Di sisi lain, Kapolsek Losarang AKP Hendro Ruhandra membenarkan bahwa kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan. Meski begitu, kepolisian tak serta merta lepas tangan.
Polsek Losarang tetap melakukan pengawasan intensif terhadap semua yang terlibat – pelaku, korban, maupun saksi. Tujuannya jelas: mencegah terulangnya aksi serupa di masa depan. Sekolah seharusnya menjadi tempat yang aman, bukan arena kekerasan yang dibungkus candaan.
Artikel Terkait
Pramono Anung Tegaskan JPO Sarinah Akan Dibangun Kembali, Utamakan Akses Difabel
Indonesia dan Turki Sepakati Aksi Nyata, Dari Gaza hingga Industri Pertahanan
Prajurit Gugur di Nduga, Ayah Banggakan Tekad Baja Anaknya yang Tak Pernah Menyerah
Megawati Bikin Heboh, Nyanyikan Cinta Hampa di Panggung Rakernas PDIP