"Saat ini operasi SAR kami hentikan sementara karena kondisi tanah yang masih rawan bergerak dan dikhawatirkan memicu longsor susulan. Ditambah lagi, hujan dengan intensitas ringan masih turun di sekitar lokasi," jelas Budiono pada Senin (17/11).
Meski pencarian korban hilang tertunda, tim berhasil mengevakuasi 41 warga yang selamat dan telah menyelamatkan diri ke hutan sekitar lokasi longsor. Satu korban jiwa, atas nama Darti, juga berhasil dievakuasi pada hari yang sama.
Rencana Pencarian Korban Longsor Banjarnegara
Basarnas telah menyusun strategi pencarian yang akan diterapkan esok hari. Rencananya, area operasi akan dibagi menjadi tiga sektor berbeda untuk memaksimalkan usaha. Sektor A akan difokuskan di wilayah RT 03, sedangkan Sektor B dan C akan berkonsentrasi di wilayah RT 02 Dusun Situkung.
Budiono berharap agar kondisi cuaca di hari berikutnya lebih cerah sehingga proses pencarian 27 warga yang masih hilang dapat berjalan dengan lancar dan tanpa kendala berarti. Masyarakatakat diharapkan tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang.
Artikel Terkait
Kembang Api dan Teriakan untuk Pahlavi Warnai Malam Teheran yang Masih Bergejolak
Gemblengan Semi-Militer Siapkan 1.500 Petugas Haji Tangguh
Pramono Anung Tegaskan JPO Sarinah Akan Dibangun Kembali, Utamakan Akses Difabel
Indonesia dan Turki Sepakati Aksi Nyata, Dari Gaza hingga Industri Pertahanan