SitubondoNetwork.com - Pada tahun 2004, Sri Lanka menjadi saksi kecelakaan kereta api paling mematikan dalam sejarahnya.
Hal itu dipicu oleh gelombang tsunami yang mengguncang negara tersebut.
Peristiwa tragis ini melibatkan kereta api yang dikenal sebagai "Queen of the Sea Line," yang biasa beroperasi antara Colombo dan Galle.
Pada pagi hari Minggu, 26 Desember 2004, kereta ini meninggalkan Colombo dengan sekitar 1000-1500 penumpang berbayar.
Namun ternyata juga terdapat sejumlah penumpang tanpa tiket yang dikenal sebagai "kelinci".
Baca Juga: Beberapa Hal yang Bisa Membuat Kereta Api Anjlok, Woosh dan Argo Semeru Sudah Mengalaminya!
Artikel Terkait
Latihan Militer Tiga Negara di Afrika Selatan: Sinyal di Tengah Gejolak Global
Trump Klaim Hanya Moralitas Pribadi yang Bisa Menghentikannya
China Batasi Drama CEO Jatuh Cinta ke Si Miskin, Sebut Sebar Harapan Palsu
Indonesia Khawatir, Langkah Trump Cabut Diri dari 66 Organisasi Internasional Dinilai Ancam Stabilitas Global