China dicurigai hendak menguasai kedaulatan sejumlah wilayah perairan khususnya di Asia untuk menyaingi dominasi NATO dalam kancah geopolitik dunia.
Dalam menyikapi isu ini, India nampak menjalankan "politik dua kaki" agar kedaulatannya tetap terjaga.
Di satu sisi, negara tersebut membeli sejumlah alutsista dari Rusia yang bersekutu dengan China.
Namun di sisi lain, mereka juga tak mau wilayahnya dirongrong kedaulatannya oleh China serta tak ingin mendapatkan "ancaman" dari Blok Barat.
Baca Juga: Armada Kapal Selam Timbulkan Kerugian Paling Besar Kepada Musuh Bila Berperang Melawan Indonesia
Sementara dari pihak Sri Lanka, mereka harus menanggung konsekuensi akibat kegagalan membayar utang dari China yang jumlahnya terbilang besar.
Sri Lanka diharuskan untuk menyerahkan sejumlah aset berharganya sebagai jaminan jika tak sanggup menanggungnya.
Namun hal ini mendapat pertentangan dari India karena penyerahan pelabuhan milik Sri Lanka berpotensi membuka celah bagi Negeri Tirai Bambu untuk menguasai perairan di Asia Selatan.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: zonajakarta.com
Artikel Terkait
Macron Serukan Koalisi Kemerdekaan untuk Lawan Dominasi AS dan China
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Jet Tempur AS, Bantah Klaim Trump Soal Pertahanan Udara
Akademisi Soroti Troll Army sebagai Alat Baru Propaganda Politik di Era Digital
Trump Ancam Rebut Pulau Kharg, Ultimatum AS ke Iran Berakhir 6 April