KCNA menerbitkan apa yang dikatakannya sebagai foto-foto peluncuran ICBM tersebut.
Foto-foto menunjukkan rudal tersebut meluncur dari lapangan yang tertutup salju dan disertai kepulan asap.
Baca Juga: Tampilan Memukau Jawel Husin Angkat Isu palestina di Kancah Internasional
Lintasan ICBM yang tinggi dan waktu penerbangan 74 menit cocok dengan jangkauan operasional hingga 15.000 km (9.300 mil) jika diluncurkan pada lintasan standar yang lebih datar.
Dengan kapasitas itu, ICBM bernama Hwasong-18 ini mampu menjangkau dataran Amerika Serikat, menurut militer Jepang.
Korea Selatan menyebut ICBM Korut ini berbahan bakar padat sehingga lebih mudah diangkut dan ditembakkan lebih cepat, dibandingkan versi berbahan bakar cair.***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: mediakepri.co
Artikel Terkait
Macron Serukan Koalisi Kemerdekaan untuk Lawan Dominasi AS dan China
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Jet Tempur AS, Bantah Klaim Trump Soal Pertahanan Udara
Akademisi Soroti Troll Army sebagai Alat Baru Propaganda Politik di Era Digital
Trump Ancam Rebut Pulau Kharg, Ultimatum AS ke Iran Berakhir 6 April