“Kami mengutuk keras serangan keji ini,” kata Yerlikaya. Motif serangan itu belum jelas.
Pada bulan Desember, pasukan keamanan Turki menahan 32 tersangka atas dugaan hubungan dengan kelompok jihad Negara Islam (ISIS) yang merencanakan serangan terhadap gereja dan sinagoga, serta kedutaan Irak.***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: sinarharapan.co
Artikel Terkait
Latihan Militer Tiga Negara di Afrika Selatan: Sinyal di Tengah Gejolak Global
Trump Klaim Hanya Moralitas Pribadi yang Bisa Menghentikannya
China Batasi Drama CEO Jatuh Cinta ke Si Miskin, Sebut Sebar Harapan Palsu
Indonesia Khawatir, Langkah Trump Cabut Diri dari 66 Organisasi Internasional Dinilai Ancam Stabilitas Global