Analis Rusia: Perang Dunia Ketiga Telah Dimulai, Bentuknya Tak Lagi Konvensional

- Selasa, 13 Januari 2026 | 09:25 WIB
Analis Rusia: Perang Dunia Ketiga Telah Dimulai, Bentuknya Tak Lagi Konvensional

tegas Trenin lagi.

Menyikapi hal itu, ia mendorong negaranya untuk berubah haluan. Dari defensif menjadi ofensif terukur. Strateginya harus mencakup mobilisasi nasional: penguatan teknologi, ekonomi, bahkan isu demografi. Kerja sama dengan sekutu seperti Belarus dan Korea Utara juga perlu ditingkatkan. Trenin bahkan melihat keretakan di tubuh Uni Eropa sebagai celah strategis yang bisa dimanfaatkan.

Dinamika politik AS juga jadi perhatiannya. Kemungkinan Donald Trump kembali berkuasa, misalnya, bisa membuka ruang untuk meredakan tekanan militer langsung terhadap Rusia. Meski begitu, ia pesimis kebijakan luar negeri Washington akan berubah drastis. Konfrontasi tetap menjadi nada dasarnya.

Pernyataan paling kontroversial datang di akhir analisisnya. Trenin menyebut Rusia harus siap mengambil langkah preemptif jika eskalasi memuncak. Bahkan, penggunaan senjata strategis pun harus dipertimbangkan dengan kesadaran penuh atas risikonya.

Baginya, kemenangan dalam perang model baru ini tak diukur dari luasnya wilayah taklukkan. Tapi dari kemampuan menggagalkan setiap strategi dan tujuan lawan. Medan pertempurannya ada di mana-mana: dari front militer nyata hingga perang narasi di media dan opini publik global.

Demikian ia menutup paparannya. Sebuah pandangan yang suram, sekaligus gamblang, tentang keadaan dunia yang menurutnya sudah jauh berubah.


Halaman:

Komentar